Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Suzuki Carry. (Foto: Suzuki)
Dream – Saat menyinggung soal mobil niaga, Suzuki Carry Pick Up pasti jadi salah satu merek yang disebut. Kendaraan ini memang sudah sejak lama malang melintang di jagat otomotif tanah air.
Selain kelapangannya, mobil dari pabrikan asal Jepang ini diklaim memiliki biaya perawatan yang terjangkau dan hemat.
Bahkan, kendaraan ini disebut-sebut sebagai kendaran niaga sebagai investasi yang menguntungkan.
“ Selain performanya bandel, Suzuki Carry Pick Up itu biaya servis berkalanya sangat terjangkau. Apalagi untuk para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis,” kata General Manager Service PT Suzuki Indomobil Sales, Riecky Patrayudha, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 2 April 2019.
Riecky mengatakan total biaya perawatan berkala Carry Pick Up hingga 50 ribu km hanya sekitar Rp2,3 juta. Biaya tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO).
Pada jarak 1.000 kilometer, perawatan berkala pertama tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.
Sedangkan, untuk servis pada kelipatan 10 ribu km dengan jarak mulai dari 10 ribu km sampai 50 ribu km, seluruh biaya jasa gratis dan pelanggan cukup membayar biaya perawatan yang hanya berkisar Rp300 ribu hingga Rp900 ribu setiap melakukan perawatan.
Biaya perawatan berkala ini tidak termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Riecky mengatakan biaya perawatan itu menjadi salah satu faktor kepercayaan pelanggan memilih Carry Pick Up.
Penjualan mobil legendaris ini pun terus mencatatkan tren positif bagi PT Suzuki Indomobil Sales setiap tahunnya. Keberadaan Carry Pick Up memperkuat posisi Suzuki sebagai pemimpin pasar mobil niaga di Indonesia.
Pada 2018, penjualan Suzuki Carry dan Mega Carry sebanyak 55.267 unit. Carry dan Mega Carry menguasai 51 persen pasar kategori low pick up. Kontribusi penjualannya sebesar 47 persen dari penjualan nasional Suzuki.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya