Membersihkan Luka/ Foto: Shutterstock
Dream - Saat muncul luka di kulit, perlu dirawat dengan cara dibersihkan menggunakan alkohol dan memakai perban atau plester khusus. Ada juga orang yang segera melepas plester luka setelah dipakai beberapa lama karena tidak ingin lukanya tertutup, semakin lembap, serta sulit sembuh.

Foto: Shutterstock
Kebiasaan tersebut ternyata justru membuat luka semakin sulit sembuh, bahkan mengganggu kesehatan kulit. Sebenarnya, merawat luka dan mencegah infeksi bukanlah hal sulit.
Hindari 3 kesalahan perawatan luka yang sering dilakukan berikut ini agar lukamu cepat sembuh serta tidak infeksi.

Foto: Shutterstock
" Selain perih, bisa ngerusak jaringan kalau di luka terbuka," ujar Yessica Tania, Dokter Kulit dalam unggahan Instagram. Luka yang terpapar alkohol justru bisa memperlambat proses penyembuhan.
" Kalau mau sembuhnya bagus, pastiin luka kamu tuh dalam keadaan lembap" . Luka yang lembap setelah diberikan salep dan plester hasil penyembuhannya lebih baik.
Sahabat Dream bisa menggunakan petroleum jelly atau petrolatum untuk menjaga luka tetap lembap, bukan basah, dan mencegah terbentuknya koreng.

Foto: Shutterstock
Kebiasaan ini membuat kondisi kulit yang terluka lebih buruk. Luka yang kering pun jadi pemicu terbentuknya koreng, jadi jaga kondisinya tetap lembap dengan pemakaian salep serta plester.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak