Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Anak-anak kerap kali bersikap tak terkontrol. Hal ini karena emosinya yang belum matang dan belum berpikir secara kompleks dan penuh pertimbangan. Bukan hanya anak balita tapi juga anak remaja.
Sebagai manusia, anak juga tak bisa luput dari kesalahan. Sebagai orangtua kita tentu tak mungkin membiarkannya. Justru dari kesalahan yang dilakukan, anak bisa belajar banyak.
Tugas orangtua adalah memberi tahu anak-anak bahwa tiap kesalahan ada konsekuensinya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Teguran bahkan hukuman boleh diberikan pada anak, asalnya hal tersebut bisa mendidiknya dan tak menimbulkan trauma.
Dalam hal memberi teguran pada anak, sangat dianjurkan untuk meneladani Nabi Muhammad SAW. Rupanya, Rasulullah telah mengajarkan kepada umat Islam untuk menegur kesalahan anak dengan lima cara berikut ini.
© Dream
Yaitu dengan melalui teguran secara langsung sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW kepada Umar bin Abi Salamah. Saat itu Umar memiliki kebiasaan mengulurkan tangan ke berbagai penjuru saat makan.
Lalu Rasulullah menegurnya dengan lembut sembari berkata, “ Nak! Bacalah basmallah terlebih dahulu! Makanlah dengan tangan kanan dan mulailah dari yang di dekatmu!” (HR. Bukhari & Muslim)
© Dream
Kedua, yaitu dengan melalui sindiran seperti yang beliau SAW lakukan kepada para anak didiknya. Saat itu beliau SAW menyindir dengan mengatakan, “ Apa keinginan kaum yang menginginkan begini dan begitu?
Sesungguhnya aku shalat dan tidur, aku berpuasa dan berbuka, dan aku pun menikahi wanita. Maka, barangsiapa yang tidak senang dengan sunnahku, berarti dia bukan dari golonganku.” (Shahih Jami’ al-Shagir)
© Dream
Ketiga, yaitu melalui perkataan pedas apabila teguran dan sindiran sudah terasa tidak mempan. Suatu ketika, Rasulullah SAW pernah menegur secara pedas Abu Dzar al-Ghifari karena ia telah memaki seseorang dengan menyebut nama ibunya sehingga membuatnya malu.
Rasulullah SAW menegurnya dengan perkataan, “ Wahai Abu Dzar! Apakah engkau telah mempermalukannya dengan menyebut nama ibunya? Sesungguhnya pada dirimu masih melekat sifat jahiliyah.” (HR. Bukhari)
© Dream
Yaitu dengan pemutusan hubungan secara sementara. Jika ketiga cara sebelumnya belum membuahkan hasil, maka pemutusan hubungan secara sementara bisa dilakukan.
Saat Ka’ab bin Malik ra tidak mengikuti perang Tabuk, sanksi yang diberikan Rasulullah SAW padanya adalah Nabi melarang para sahabat berbicara dengannya sampai 50 malam dan pemutusan hubungan secara sementara. (HR. Bukhari).
© Dream
Kemudian puncaknya, apabila anak sudah tidak bisa dinasehati dan disadarkan dari kesalahan yang telah ia perbuat maka hendaknya cara yang kelima pun dilakukan. Yaitu melalui pemukulan. Dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Hakim ada perintah kepada orangtua agar menyuruh anaknya shalat saat berusia 7 tahun. Ketika sudah berumur 10 tahun tidak shalat, maka diperintahkan untuk ‘memukul’ anak.
Namun pemukulan tersebut tidak dilakukan secara membabi buta dan harus sesuai dengan tuntunan agama Islam. Yaitu hanya sedikit pukulan kecil pada bagian tubuh yang aman seperti halnya kaki.
Penjelasan selengkapnya baca di Islami.co.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia