Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Fitur Canggih Yang Bisa Menghindarkanmu Dari Begal Yang Bermodus, 'bannya Kempes`. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kendaraan model kekinian pasti sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih. Teknologi maupun fitur yang dipasangan di mobil sengaja dibuat untuk membantu mempermudah pengendara saat berkendara di jalanan yang padat.
Kamu pasti sudah mengenal fitur parkir otomatis, sensor penjaga jarak, maupun teknologi lawas ant-brake system (ABS). Namun pernahkah kamu mendengar fitur terbaru bernama Tire Pressure Monitoring System (TPMS).
Dikutip dari Wuling, Jumat 5 Juni 2020, sesuai dengan namanya, TPMS merupakan fitur yang dapat memonitor tekanan angin ban. Informasi terkini soal tekanan mobil kamu nantinya akan ditampilkan di layar Multi Information Display (MID). Pada layar tersebut, TPMS biasanya disimbolkan dengan sebuah gambar mobil kemudian di sisi masing-masing ban terdapat informasi tekanan ban.
Fitur ini dapat menghindari kejahatan dari seorang pelaku kejahatan yang mengatakan ban mobil kempes. Dengan TPMS kamu sudah bisa mengeceknya langsung di layar MID pada dasbor mobil.
Tekanan angin pada ban mobil memang seharusnya dicek secara rutin. Bila berkurang sedikit saja, efek yang ditimbulkan bisa banyak. Mulai dari performa yang kurang maksimal, ban cepat aus hingga borosnya penggunaan bahan bakar.
Mengecek secara rutin tekanan angin ban juga merupakan salah satu langkah untuk keamanan berkendara di jalan. Ini menghindari Anda dari potensi ban secara tiba-tiba. Di sinilah peran dari fitur TPMS itu sendiri.
Jika mobilmu telah dibekali fitur TPMS, artinya kamu tak perlu repot pergi ke tempat ban atau pom bensin untuk sekadar mengecek tekanan anginnya. Informasi terkini soal tekanan angin ban bisa dicek setiap saat pada layar MID mobil.
Fitur ini dapat menghindari kejahatan yang berpura-pura mengatakan ban mobil kempes karena kamu sudah bisa mengeceknya langsung di layar MID pada dasbor mobil.
Jika memang kurang, segeralah pergi ke bengkel untuk mengisinya sesuai dengan anjuran pabrikan. Agar tak mengisi tekanan angin secara asal-asalan, kamu dapat melihatnya di bagian pintu sebelah kanan pengendara. Di situ terpampang jelas soal berapa tekanan angin ban ideal pada mobil bila kondisi kosong ataupun penuh.
TPMS sendiri memiliki dua tipe, yakni langsung dan tidak langsung. Pada TPMS langsung, menggunakan sensor yang dapat memantau tekanan angin di setiap ban. Sensor ini juga bisa membaca suhu pada ban.
Menerapkan teknologi tanpa kabel, TPMS langsung akan mengirimkan data yang dibaca ke modul control yang nantinya diteruskan ke cluster instrument.
Berbeda dengan TPMS langsung, TPMS tidak langsung tak menggunakan sensor di pelek ataupun roda. TPMS mengusung sensor kecepatan roda untuk mengukur laju perubahan setiap roda yang termuat oleh sistem komputer.
Nantinya, bila sebuah ban terindikasi memiliki tekanan yang berkurang, maka akan diteruskan ke instrumen kluster.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya