Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Gangguan kesehatan yang muncul bisa menjadi salah satu hal yang sangat menyiksa. Salah satunya adalah sakit gigi. Sering disepelekan banyak orang, nyatanya sakit gigi bisa membuat penderitanya sangat menderita dan sulit untuk makan.
Dilansir dari Cleveland Clinic, sebagian besar sakit gigi yang muncul diakibatkan oleh kerusakan gigi. Maka dari itu, penting untuk menjaga kesehatan gigi secara optimal agar terhindar dari sakit gigi. Bagaimana caranya?
Sikat gigi memegang peranan kunci dalam mejaga kesehatan mulut dan gigi secara umum. Tak perlu berlebihan, sikat gigi idealnya dilakukan dua hingga tiga kali sehari.
Waktu krusial yang diperlukan untuk menyikat gigi adalah pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
Kebutuhan tiap manusia tentang kesehatan gigi memang berbeda-beda. Namun idealnya periksa gigi perlu dilakukan dua kali dalam setahun.
Pemeriksaan rutin ini perlu dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah berbagai gangguan kesehatan mulut dan gigi. Sehingga jika terdapat masalah bisa diatasi dengan segera dan tak menjadi kerusakan permanen pada gigi.
Menyikat gigi dua kali sehari diperlukan agar terhindar dari kerusakan gigi. Agar semakin maksimal, gunakan pasta gigi yang mengandung flouride.
Kandungan flouride dalam pasta gigi bertujuan untuk mengembalikan mineral pada gigi yang hilang akibat asam. Asam ini bisa muncul akibat dari bakteri melalui makanan atau minuman yang dikonsumsi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya