Chanel Turut Produksi Masker dan Baju Pelindung untuk Cegah Corona

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 31 Maret 2020 18:45
Chanel Turut Produksi Masker dan Baju Pelindung untuk Cegah Corona
Selain itu Chanel juga produksikan baju pelindung.

Dream - Salah satu luxury brand, Chanel, turut gerakan memberantas penyebaran virus corona Covid-19 dengan meluncurkan produksi masker mulut. salah satu alat perlindungan diri ini diharapkan membantu menambah pasokan masker di Prancis yang tengah dilanda wabah Covid-19.

Dilansir dari New York Times, sample untuk masker wajah itu sendiri sedang dikerjakan, dan akan dimulai produksi begitu mereka menerima persetujuan dari otoritas di Prancis.

" Hari ini kami memobilisasi tenaga kerja dan mitra kami, untuk menghasilkan masker dan baju pelindung," kata Chanel.

 ilustrasi masker mulut© Shutterstock

1 dari 5 halaman

40 Juta Masker Habis dalam Sepekan

Hingga Sabtu, 28 Maret 2020 lalu, Menteri Kesehatan Olivier Veran Prancis mengatakan pemerintah telah memasok lebih dari satu miliar masker wajah untuk memenuhi kebutuhan dalam beberapa bulan ke depan. Sebagian besar pasokan berasal dari China.

Ia juga mengatakan bahwa Perancis menggunakan 40 juta masker wajah per-minggu, namun dokter, perawat, dan polisi mengeluh kekurangan.

 ilustrasi masker mulut© Shutterstock

Untuk itu, Chanel menginfokan tidak akan merumahkan satupun dari total 4.500 karyawannya, karena akan membuat kegiatan ekonomi turun secara tajam.

Laporan: Raissa Anjanique

2 dari 5 halaman

Cara Memilih dan Menggunakan Masker Mulut Sesuai Standar WHO

Dream - Masker menjadi perlengkapan paling dianjurkan saat wabah virus Corona yang semakin mengganas beberapa hari terakhir. Sayangnya ada saja oknum yang memanfaatkan kurangnya pasokan masker dengan menaikkan harganya hingga berkali lipat.

Sejak wabah virus yang punya nama resmi COVID-19 ini merebak, banyak masyarakat terutama di negara terpapar yang menggunakan masker. Hal yang sama dilakukan banyak orang meski negaranya dipastikan aman dari virus tersebut.

Meningkatnya pemakaian masker turut diikuti dengan informasi hoaks tentang cara penggunaan masker yang benar.

  Ilustrasi masker mulut© shutterstock.com

3 dari 5 halaman

Cara Memasang Masker Mulut yang Benar

Dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management of Good Doctor menjelaskan penggunaan masker yang pertama kali harus diperhatikan adalah mengetahui fungsi dari dua warna yang berbeda.   

Pastikan kamu menggunakan masker dengan sisi berwarna di bagian luar. Bagian ini memang sengaja dibuat berbeda karena memiliki bahan tahan air.

" Yang berwarna adalah lapisan waterproof, jadi kalau terpercik cairan dari luar tidak akan nempel sementara bagian warna putih adalah bagian yang dapat menyerap air," ujarnya dalam acara Inisiatif Proaktif Dalam Antisipasi COVID-19, Jakarta, Kamis, 13 Febuari 2020.

  IDI© dream.co.id

Setelah mengetahui fungsi warna tersebut, langkah kedua adalah mengaitkan karet di belakang telingga. Lanjutkan dengan menyesuaikan masker dengan bentuk wajah lalu tekan bagian kawat di bagian hidung.

Langkah terakhir adalah memanjangkan masker yang semula dalam posisi terlipat hingga menutupi area dagu.

Buat kamu yang menggunakan kacamata dan berembun saat menggunukan masker, artinya cara kamu memasangkannya belum sempurna.

4 dari 5 halaman

Hanya sekali pakai

Masker hanya dapat digunakan satu kali serta tidak dapat digunakan bolak-balik. Selalu cuci tangan kamu setelah melepaskan masker yang sudah dipakai sepanjang hari.

  IDI© dream.co.id

Berapa lama durasi waktu masker dapat digunakan?

Sebenarnya masker dapat digunakan selama satu hari tapi dianjurkan untuk menggunakan masker selama paling lama delapan jam.

5 dari 5 halaman

Ada tiga lapisan

Masker yang dianjurkan World Health Organization (WHO) adalah masker yang memiliki tiga lapisan.

" Dalam memilih masker yang paling penting adalah rekomendasi dari who adalah yang tiga lapis," tegas dr. Adhiatma.

  Ilustrasi masker mulut© shutterstock.com

(Sah, Laporan: Shania Suha Marwan)

Beri Komentar