Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pizza/ Foto: Unsplash
Dream - Perubahan drastis terjadi pada 2020 lalu karena virus Covid-19. Makan bersama di restoran yang biasanya merupakan hal menyenangkan dan menghangatkan karena bertemu dengan kerabat serta keluarga, kini jadi hal yang bisa mematikan.
Bisnis kuliner pun harus menghadapi kenyataan pahit. Restoran mewah dan bintang lima putar otak menjual hidangan mereka lewat layanan pesan antar atau home service. Masyarakat seluruh dunia memang lebih memilih membungkus makanan dan menyantapnya di rumah selama pandemi.
Alasannya, tentu saja agar mengurangi risiko penularan Covid-19. Bisnis kuliner pesan antar meningkat pesat selama pandemi 2020. Ingin tahu makanan paling banyak dicari dan dipesan di berbagai negara selama pandemi 2020 lalu?
Google mengungkap datanya. Dikutip dari moneybeach.co.uk, dengan menggunakan data penelusuran global Google, kita bisa tahu seberapa banyak orang di dunia menelusuri berbagai pilihan makanan, dan apa yang paling banyak dipesan.
Dari tren penelusuran makanan takeaway di lebih dari 100 negara menemukan satu menu yang jadi pemenangnya, yaitu pizza. Sebanyak 44 negara besar memiliki 'pizza takeaway' atau 'pizza delivery' sebagai frasa yang paling banyak dicari di Google.
Pizza adalah makanan paling populer yang dicari untuk dibawa pulang di sejumlah negara di Eropa, Afrika, Amerika Selatan, dan Asia. Sementara, orang India diketahui sangat suka pada pada hidangan Italia ini dengan jumlah pencarian terbanyak selama 2020, begitu pula Bhutan.
Menariknya, item takeaway yang paling banyak dicari di Pakistan adalah makanan India. Beberapa makanan populer lainnya secara global selain pizza yaitu Chinese food, Sushi, Fish and Chips, dan Fried Chicken. Makanan India berada di posisi nomor enam dalam daftar 10 teratas.

Menu India paling banyak dicari di empat negara termasuk Pakistan, Nederlands, Israel, dan Aruba. Sementara masakan Cina adalah pilihan paling populer kedua untuk dibawa pulang dalam daftar setelah pizza. Makanan Cina adalah pilihan utama di negara-negara seperti Amerika Serikat, Meksiko, Inggris, Irlandia, Sri Lanka dan Australia.
Untuk menu Jepang yang sangat disukai adalah sushi, dan paling disukai di Brasil, Portugal, Swedia, Ukraina, dan Rumania. Berikut peringkat hidangan yang paling dicari dan dipesan untuk dibawa pulang selama pandemi 2020 di 44 negara
1. Pizza
2. Chinese
3. Sushi
4. Fish and Chips
5. Fried Chicken
6. Makanan India
7. Makanan Korea
8. Makanan Thailand
9. Tapas
10. Tacos
Dream - Bagi Sahabat Dream yang sedang ingin menjaga berat badan, hidup lebih sehat atau mungkin berdiet ketat, salah stau yang harus dikurangi konsumsinya adalah minyak. Hidangan kaya minyak seperti ayam goreng, kerupuk atau gorengan, memang sebaiknya tak dikonsumsi.
Kita harus mencari cara lain untuk mengolah hidangan agar lebih sehat. Bisa membuat makanan minim minyak atau tanpa minyak sama sekali. Mungkin awal-awal akan penuh tantangan, terutama bagi kamu yang suka hidangan gorengan.

Bagaimana kalau mencoba dulu trik-trik masak berikut yang tak banyak gunakan minyak tapi tetap nikmat.
Pilih perkakas masak yang tepat
Kini banyak sekali pilihan pan atau penggorengan yang antilengket non PFOA, yang aman bagi kesehatan. Perkakas masak ini anti lengket dan tak perlu banyak minyak untuk mengolah bahan makanan.
Untuk mengolah telur pun tak perlu mentega. Nah, menyediakan perkakas masak yang tepat di rumah bisa dilakukan. Meski diolah tanpa minya, hidangan tetap akan menggugaj selera jika dimasak dan dibumbui dengan tepat.
Tumisan
Sayur, daging, ikan bisa diolah dengan cara ditumis. Untuk membuat tumisan hanya perlu sedikit minyak. Dalam memilih minyak untuk menumis, hindari menggunakan minyak goreng biasa. Lebih baik memakai minyak zaitu, canola atau minyak bunga matahari.
Hindari mengolah masakan dengan deep fried atau merendamnya dalam minyak panas yang banyak. Buat saja menu tumisan yang hanya membutuhkan sedikit minyak, tapi perbanyak bumbu. Rasanya juga akan nikmat.

Panggang dan kukus
Jika biasanya mengolah ayam dengan digoreng, cobalah lebih sering untuk memanggang atau mengukusnya. Begitu pun saat memasak ikan atau daging. Cari-cari resep menu panggangan dan kukus yang cocok di lidah.
Dream - Kondisi pandemi yang nyaris satu tahun membuat pebisnis kuliner harus putar otak demi mendapat keuntungan. Segala cara dilakukan agar produksi tetap berjalan, tak ada PHK dan bisa bertahan di tengah ketidakpastian.
Pizza Hut salah satunya yang membuat menu minimalis yang tak disangka banyak orang. Menu tersebut yaitu " Nothing But Stuffed Crust" , hanya berupa adonan pinggiran pizza yang berisi keju.

Tanpa ada adonan di bagian tengah dan topping apapun. Tentu harganya jauh lebih murah dari pizza biasa. Rupanya pinggiran pizza ini hanya dijual di kawasan Los Angeles dan Dallas, Amerika Serikat.
Tidak tersedia di semua gerai Pizza Hut. Untuk mendapatkannya pun harus memesan lebih dulu dan hanya bisa diambil langsung dan tak bisa dipesan secara online maupun via kurir.
Mau ikut pesan, Sahabat Dream?
Sumber: Mothership
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya