5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Kawasan Anak Sungai Cikapayang (Kiri) Dan Cheonggyecheon (Kanan)
Dream - Anda mungkin pernah mendengar atau mengunjungi Cheonggyecheon di Korea Selatan (Korsel). Upaya restorasi sungai Cheonggyecheon itu sempat menghebohkan publik dunia beberapa tahun silam.
Cheonggyecheon atau Sungai Cheonggye adalah sebuah aliran sungai kecil sepanjang hampir 11 kilometer di pusat Kota Seoul, Korsel, yang awalnya tak menarik namun berhasil disulap menjadi area rekreasi warga yang tertata sangat apik.
Pada tahun 1950-an pasca Perang Korea, daerah bantaran Sungai Cheonggye merupakan kawasan permukiman kumuh seperti Ciliwung di Jakarta. Kemudian pada tahun 2003, pemerintah kota Seoul mengubah lahan kumuh ini lewat mega proyek yang menelan dana hingga 900 juta US dollar.
Kini Cheonggye menjelma menjadi tempat rekreasi pedestrian yang super cantik. Sungai itu menjadi indah dengan sentuhan desain arsitektur kelas dunia. Tepian sungai ditata rapi hingga nyaman untuk pejalan kaki. Pada malam hari, cahaya-cahaya lampu dipasang di kawasan ini sehingga menambah kesan mewah. Sejumlah festival juga seringkali digelar di Cheonggyecheon.
Namun, " keajaiban" restorasi sungai semacam itu tak hanya ada di Korsel. Sebuah kota di Indonesia pun telah berhasil menerapkannya. Adalah Bandung yang kini sukses merestorasi Anak Sungai Cikapayang menjadi kawasan rekreasi yang nyaman bagi masyarakat.
Kawasan restorasi ini baru saja diresmikan sebagai ruang publik baru oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil pada 31 Desember 2015 lalu.
Kawasan restorasi Anak Sungai Cikapayang terletak di Jalan Merdeka atau tepatnya di samping Komplek Balai Kota Bandung. Anda yang mengetahui sejarah perkembangan lokasi ini, dijamin akan kaget karena begitu banyak perubahan yang terjadi.
Trotoar dan Anak Sungai Cikapayang yang dulunya kurang cantik, sekarang begitu menarik perhatian. Anak sungai terlihat bersih karena telah direvitalisasi menggunakan teknologi khusus.
Warga masyarakat pun kini bisa menikmati keberadaan sungai bersih di tengah kota. Dasar sungai sengaja dibuat dangkal sehingga para pengunjung terutama anak-anak bisa merasakan sensasi " main air" di kawasan ini.
Deretan bunga-bunga cantik, kursi untuk bersantai hingga berbagai dekorasi taman yang dibuat sedemikian unik menambah indah kawasan restorasi Anak Sungai Cikapayang.
Penasaran? Datang dan buktikan langsung keindahan kawasan rekreasi baru di Bandung ini.
(Sumber: inhabitat.com, Facebook Ridwan Kamil)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?