5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Merdeka.com)
Dream - Baru-baru ini masyarakat dikejutkan oleh sebuah video yang menjadi viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar 57 detik itu tampak seekor singa di Taman Safari Indonesia dipaksa petugas untuk berpose melayani pengunjung yang ingin berfoto bersamanya. Meski kondisi si singa tampak lelah, mengantuk.
Bersama video tersebut, si pengunggah juga menuliskan caption: " This place is Taman Safari Indonesia, Bogor: Sleepy lion being forced to get up to take pictures with visitors. The lion is looking drugged? Shame on You Taman Safari Indonesia."
" Singa yang sedang mengantuk dipaksa bangun untuk berfoto bersama pengunjung. Singa ini terlihat seperti dibius. Seperti inikah cara Taman Safari Indonesia mendapatkan uang? Kejam." tulis pengunggah video.
Setelah video tersebut menjadi viral dan menuai banyak kecaman dari netizen, salah satu organisasi lingkungan hidup 'Scorpion Wildlife Trade Monitoring' kemudian melayangkan dugaan adanya penggunaan obat bius pada singa di area baby zoo Taman Safari. Hal itu disampaikan lewat akun Facebook resmi mereka Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group.
Lantas tak berapa lama setelah wacana penggunaan obat bius itu ramai dibicarakan netizen media sosial, pihak Taman Safari Indonesia pun mengeluarkan bantahan. Diungkapkan pihak Taman Safari, singa dalam video tersebut tidak dibius melainkan dalam kondisi tidur.
Menanggapi bantahan tersebut, Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group kembali mengeluarkan pernyataan lewat Facebook.
" Dear all... about the lion, Taman Safari Indonesia just replied that the lion just sleepy. But we ask them to stop that show. Best regards."
" Tentang kasus singa, Taman Safari Indonesia telah mengeluarkan bantahan bahwa singa tersebut tidak dibius melainkan mengantuk. Tapi kami meminta mereka untuk menghentikan atraksi tersebut. Salam." tulis Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group.
Berikut video singa Taman Safari Indonesia yang menjadi viral di media sosial.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?