Minggu, 1 November 2026 Cari

Duh, Bayi Juga Bisa Terkena Ketombe

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 22 Januari 2019 08:12
Duh, Bayi Juga Bisa Terkena Ketombe
Penyebabnya diperkirakan berkaitan erat dengan kondisi hormon ibu.

Dream - Ketombe jadi salah satu masalah kulit kepala yang kerap terjadi pada orang dewasa. Rupanya, para bayi juga mengalaminya. Tetapi ketomba yang dialami bayi sangat berbeda dengan ketombe yang terjadi pada orang dewasa.

Dalam dunia medis lazim dikenal dengan cradle cap. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari situs Klik Dokter, cradle cap tidak berhubungan dengan kebersihan atau higienitas seorang bayi. Sampai sekarang pun, belum ada satu penelitian konkret yang mengulas atau menemukan penyebab pasti munculnya ketombe pada bayi.

"Cuma beberapa peneliti menduga bahwa cradle cap ini erat kaitannya dengan hormon ibu, yang memengaruhi produk kelenjar minyak bayi saat dia lahir," kata Dyan seperti dikutip dari Liputan6.com.

Ketombe ini pun bisa saja terjadi lantaran adanya infeksi jamur atau bakteri yang menyerang kulit bayi di bagian tubuh mana saja. Rupanya, cradle cap tak hanya bisa terjadi di kepala, tapi juga di sekitar telinga, mata, hidung, maupun area genitalnya.

Hal-hal semacam ini tentunya sering membuat para ibu resah. Namun Dyan menekankan, permasalahan ketombe ini sebenarnya tak berbahaya dan dapat dihilangkan dengan cara yang mudah. Dyan, menambahkan, seiring usia bayi yang terus bertambah, banyaknya ketombe di kulit kepalanya akan berkurang.

"Nantinya benar-benar hilang dan tak muncul lagi," katanya.

Sebenarnya, cradle cap ini lebih mirip kerak yang tersusun atas lembaran tipis menyerupai ketombe, berwarna putih, dan kekuningan. "Kerak tersebut umumnya keras, sulit dilepaskan dan memang tidak dianjurkan untuk dilepas paksa," ujarnya.

Ibu dapat menyisir kepala bayi menggunakan sisir berbulu lembut yang dibuat khusus untuk bayi. Tindakan ini berfungsi merontokkan sisa kerak, sehingga kulit kepala bayi benar-benar bersih setelahnya.

Nah, untuk mencegah cradle cap agar tidak terulang kembali, biasakan untuk membersihkan kepala bayi dengan sampo yang lembut setidaknya dua sampai tiga hari sekali.
Dengan demikian, ketombe di kepalanya bisa bersih dan tidak sampai menumpuk membentuk kerak.

"Jika tindakan ini tidak efektif, tak perlu gundah. Kecenderungan terbentuknya cradle cap perlahan akan berkurang dan hilang seiring dengan bertambahnya usia bayi," ujarnya.

Laporan Aditya Eka Prawira/ Liputan6.com

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More