Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Remaja Bermain Ponsel (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat ini, gadget dan anak remaja jadi hal yang sangat sulit dipisahkan. Pergaulan, kebutuhan akses komunikasi dan kebiasaan, membuat anak remaja seakan 'menempel' dengan gadget.
Penting bagi orangtua untuk membatasi penggunaan gadget. Terutama di waktu tidur. Jangan sampai gadget membuat remaja jadi kurang tidur. Hal ini karena cahaya biru yang dipancarkan membuat terjaga.
Cahaya tersebut menyebabkan orang tetap terjaga dan membuat remaja sulit tidur. Idealnya, seseorang perlu menghindari gadget setidaknya dua jam sebelum tidur.
Jika tidak, maka perlu memakai kacamata yang mampu melindungi dari cahaya biru.
Sebuah penelitian dilakukan terhadap 55 anak di Belanda yang berusia antara 12-17. Anak-anak ini memiliki pola tidur yang berbeda. Beberapa dari mereka diminta untuk bermain gadget seperti biasa.
Sementara yang lainnya diminta untuk mengenakan kacamata dan sisanya diminta untuk menghindari gadget 2 jam sebelum tidur. Penelitian dilakukan selama 5 minggu di mana kualitas tidur mereka dinilai menggunakan mesin yang memperlihatkan seberapa nyenyak dan sampel tingkat melatonin (hormon tidur) dalam tubuh mereka.
© Dream
Ditemukan bahwa kelompok yang mengenakan kacamata dan kelompok yang membatasi waktu bermain gadget, tidurnya jauh lebih berkualitas.
" Remaja semakin menghabiskan lebih banyak waktu bermain gadget dan mengeluh susah tidur," kata kepala penelitian, Dirk Jan Stenvers.
Dokter Anak, Gina Posner, juga mangatakan menggunakan kacamata bisa jadi solusi untuk pasien yang menolak untuk meminimalisir pemakaian gadget. " Tapi, menurutku penting untuk membatasi pemakaiannya pada remaja supaya lebih banyak waktu untuk aktivitas fisik dan lebih rileks saat tidur," ungkapnya
Pasalnya, tidur sangat penting untuk anak usia remaja. Sementara , semakin banyak remaja yang mengalami gangguan tidur karena gadget.
" Seharusnya, hal ini mampu menyadarkan para orangtua tentang masalah tidur yang dialami remaja. Dan, bagaimana meningkatkan kualitas tidur mereka dengan meminimalisir pemakaian gadget," kata Dirk.
Sumber: Misskyra
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha