Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aki Menjadi Salah Satu Komponen Yang Penting Untuk Kendaraan Bermotor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Aki merupakan komponen penting kendaraan bermotor. Kamu pasti pernah merasa kesal saat hendak berangkat kerja namun mesin mobil atau sepeda motor tak bisa menyala karena aki soak.
Dalam sebuah kendaraan bermotor, fungsi aki adalah menyediakan listrik layaknya aliran setrum di rumah.
Dikutip dari Federal Oil, Senin 1 Maret 2021, aki perlu mendapat perawatan supaya awet. Jika sudah tidak dipakai, aki sebaiknya diganti dengan yang baru.
Untuk mengganti aki, kamu juga tak bisa melakukannya secara sembarangan. Kalau tak sesuai dengan spesifikasi atau salah caranya, ini bisa berakibat fatal.
Sebagai contoh, untuk mengganti aki tipe basah atau maintenance free (MF), idealnya ampere aki pengganti harus sama dengan yang asli. Kalau berukuran lebih kecil, pasokan arus listrik bisa berkurang. Bahkan, bisa overcharge karena suplai arus dari sepul (generator) dan regulator sangat besar.
Rentang perbandingan antara aki dan sepul pengisian lazimnya 10 persen. Kalau aki 12 ampere, pengisiannya biasanya 10 persen di bawahnya untuk mengantisipasi overcharge.
Jika ampere lebih kecil tapi pasokannya besar, ini tidak akan tertampung.
Sebaliknya, kalau diganti dengan ampere yang lebih besar, biaya tambahnya bisa lebih banyak. Sahabat Dream harus mengubah gulungan sepul pengisian dan regulator sesuai kebutuhan aki. Kalau tidak, ya, tidak akan mengisi. Yang ada, kamu bisa rugi bandar.
Di dalam regulator pengisian ada dioda yang jadi penentu besar kecilnya arus pengisian, baik untuk pengisian tertutup, maupun pengisian terbuka. Pengendaliannya tetap lewat dioda yang ada di regulator itu tadi.
Tapi, tidak semua ukuran dioda sama di setiap sirkuit regulator. Beda pabrikan, rangkaian sirkuit regulatornya beda juga. Jadi, tidak bisa ada patokan.
Makanya kalau mau aman, jangan sembarang ganti ukuran ampere aki. Kalaupun ganti, cukup naik satu step dari ukuran standar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya