Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Curhat Pelanggan, Harga yang Dibayar Lebih Mahal dari Menu

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 24 September 2018 19:17
Curhat Pelanggan, Harga yang Dibayar Lebih Mahal dari Menu
Dalam menu, makanan yang keluarga itu pesan tertulis dengan harga yang murah. Namun saat bayar...

Dream - Belakangan ini kita kerap melihat pemberitaan netizen yang mengeluhkan harga makanan yang mahal. Padahal diketahui, para netizen itu makan di warung makan kaki lima.

Tentunya dengan memilih makan di warung kaki lima, mereka berekspektasi akan mendapatkan harga yang murah atau sewajarnya.

Namun tampaknya pilihan itu tak sepenuhnya benar. Karena masih ada yang merasa 'digetok' pedagang makanan kaki lima dengan harga yang tak masuk akal.

Dan tak hanya di Indonesia, baru-baru ini peristiwa 'makan mahal' juga terjadi di negara tetangga kita, yakni Malaysia. Tepatnya di Jitra, Kedah.

Kejadian itu viral usai di posting oleh akun facebook Kementrian Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen (KPDNHEP) Kelantan.

Bermula saat sebuah keluarga mendatangi warung sederhana yang berada di dekat Pantai Cahaya Bulan, Jumat 21 september 2018.

Diketahui anggota keluarga itu berjumlah 29 orang. Mereka memesan dua mangkuk maggi ketam (masakan dari kepiting), beberapa nasi putih dan tomyam.

Sementara minuman yang dipesan sebagian besar berupa es teh, dan hanya satu yang memesan segelas jus wortel.

Siti Roshilah Rosli, salah satu anggota keluarga mengklaim mereka sudah melihat menu harga sebelum memesan makanan.

Dalam menu, makanan yang keluarga itu pesan tertulis dengan harga yang murah. Jadi Siti sudah mengira-ngira jika tagihannya nanti akan ramah dikocek.

Namun fakta berbeda justru mereka dapatkan.

1 dari 2 halaman

Berbeda Jauh

Total tagihannya mencapai RM 413 atau setara dengan Rp 1,4 juta. Mereka kemudian bertanya tentang harga yang dirasa sangat mahal.

" Air minum dibebankan 101 ringgit (Rp362 ribu), dessert 109 ringgit (Rp391 ribu) dan menu makan utama 203 ringgit (Rp728 ribu) termasuk dua maggi ketam.

" Ketika kami bertanya, juru masak berkata menu utama totalnya 203 ringgit, semangkuk dihitung 50 ringgit. Padahal di daftar menu harganya cuma 15 ringgit (Rp53 ribu)," katanya.

Makan Mahal

Meskipun situasi tidak bersahabat, mereka akhirnya harus tetap membayar biaya. 

2 dari 2 halaman

Dapat Tanggapan

Kejadian ini akhirnya mendapat respons. Pejabat Penegak Hukum KPDNHEP, Firdus Zakaria mengatakan bahwa perusahaan telah memeriksa warung tersebut

Mereka meyakini, pedagang itu sengaja menyesatkan pelanggan dengan menampilkan daftar harga menu yang lebih murah.

" Pedagang membuat alasan, harga kepiting sesuai dengan harga pasar saat ini dan belum mengubah tampilan harga."

" Pedagang diduga mengambil keuntungan karena memasuki musim liburan dan ada unsur-unsur niat untuk 'menjebak' pelanggan."

" Dalam hal ini, kami tidak akan berkompromi dan akan memaksakan tindakan tegas dengan memperpanjang kasus ini ke pihak penuntut untuk tindakan lebih lanjut," katanya.

(ism, Sumber: Facebook.com/KPDNHEP Kelantan)

Beri Komentar