Sabtu, 24 Oktober 2026 Cari

Gerakan Janin Harus Selalu Dipantau, Ini Alasannya

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 20 Desember 2016 08:00
Gerakan Janin Harus Selalu Dipantau, Ini Alasannya
asanya jika gerakannya kurang aktif, kondisi janin bisa jadi kurang sehat.

Dream - Para ibu yang sedang hamil dengan usia kandungan 28 minggu ke atas pasti sudah merasakan gerakan bayi yang intensif dalam kandungan. Oleh dokter, jika gerakan berkurang signifikan akan dianalisis lebih dalam. Apa alasannya?

"Gerakan bayi merupakan penanda penting kondisi kesehatan janin. Jika mereka kurang aktif seperti biasanya, atau tak ada gerakan sama sekali selama seharian patut diwaspadai," ujar Allan Duvet, seorang dokter ahli kandungan asal Brisbane, Australia.

Biasanya jika gerakannya kurang aktif, kondisi janin bisa jadi kurang sehat. Hal yang harus diwaspadai adalah adanya pengurangan gerakan secara signifikan. Lalu, ibu harus segera
memeriksakan kandung jika dalam beberapa hari, bayi tidak aktif saat malam hari.

Ketika memantau gerakan bayi, banyak ibu bertanya apakah perlu menghitung gerakan. Biasanya menghitung gerakan tidak diperlukan, kecuali dokter menyuruhnya untuk keperluan analisis.

Bidan atau dokter biasanya akan meminta ibu memantau secara khusus gerakan bayi jika tekanan darah ibu cukup tinggi. Termasuk jika adanya pendarahan serta kehamilan telah melewati usia 41 minggu.

"Jangan menunda melakukan pemeriksaan jika ibu merasa janin sangat tidak aktif atau tak bergerak sama sekali," kata Duvet.

Sumber: Kid Spot

 

Baca Juga: Dioperasi dalam Kandungan, Masyaallah Janin Kembar Lahir Sehat Ingin Traveling Saat Hamil? Waspada 3 Hal Ini Kunci Agar Lebih Cepat Pulih Usai Operasi Caesar Ibu Ini Ungkap Pedihnya Pemulihan Pasca Operasi Caesar Fase Perubahan Payudara Sejak Hamil Hingga Menyusui Redakan Pegal Saat Hamil dengan Cara Ini Ibu Hamil Disarankan Makan Terong, Ini Alasannya Rasa Gatal Terus Muncul Saat Hamil, Ini Pemicunya Tiga Fase Rasa Nyeri Saat Melahirkan, Ketahui Detailnya

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More