Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Rute penerbangan ke Labuan Bajo dari Jakarta akan bertambah mulai 15 Desember 2017. Maskapai Batik Air akan membuka rute Labuan Bajo dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Rute Jakarta-Labuan Bajo tersebut nantinya akan diterbangi dengan frekuensi satu kali dalam sehari dan akan dilayani dengan pesawat narrow body seperti Boeing 737-800 atau Airbus 320.
Batik Air membidik pasar pariwisata sejalan dengan program pemerintah mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang menjadi bagian dari 10 Bali Baru.
Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengungkapkan bahwa pembukaan rute tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan pariwisata. Selain dari pariwisata, Batik Air juga menyasar pasar bisnis di rute tersebut. Oleh karena itu, perusahaan optimistis tingkat keterisian pesawat atau load factor untuk rute itu nantinya bisa mencapai 80%.
" Kami masuk ke sana karena potensi wisata Labuan Bajo itu besar. Kami akan terbang ke sana direct (langsung) dari Soekarno Hatta. Pasar rute Jakarta-Labuan Bajo sangat lengkap sehingga perusahaan optimistis rute anyar tersebut akan lengkap. Ada tiga pangsa pasar yang bisa disasar yaitu pasar pariwisata, bisnis dan perjalanan keluarga," kata Edward.
Tidak berbeda dari Silangit yang baru dibuka pada Jumat lalu, Batik Air melihat potensi pasarnya juga sangat besar. Load factor di rute anyar tersebut ditargetkan bisa mencapai 80%.
" Untuk rute ini sekitar 40% kami targetkan dari pasar perjalanan keluarga, 30% untuk perjalanan bisnis dan 30% sisanya dari pariwisata," ujarnya.
Sementara untuk tahun depan, Edward tidak menyebutkan wilayah baru mana lagi yang akan disambangi Batik Air. Hanya yang pasti, maskapai akan mendatangkan empat pesawat baru di 2018 guna mendukung ekspansinya.
" Tahun depan kami akan tambah 4 pesawat Batik Air. Tetapi secara group lebih banyak lagi karena Wings Air akan tambah dua pesawat dengan jenis Air Bus. Kalau Boeing 738 Max 8 ada delapan akan ditambah tapi belum tentu untuk penerbangan di Indonesia," jelas Edward.
(Sumber: pesona.indonesia.travel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang