5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Bagi traveler, Switzerland bukanlah tujuan liburan yang asing. Meski tidak masuk dalam daftar destinasi favorit, negara yang lebih dikenal dengan Swiss ini punya pemandangan alam yang mempesona.
Sayangnya, butuh ongkos cukup besar untuk bisa menghabiskan liburan di Swiss. Tapi tenang saja, kamu tetap bisa traveling menyenangkan meski dengan dengan budget yang minim.
" Wisatawan Indonesia banyak berkunjung ke kota-kota seperti Zurich, Lucerne, Interlaken, dan Jenewa," ujar Direktur Asia Tenggara Switzerland Tourism, Ivan Breiter, dikutip dari Liputan6.com.
Marketing Global Switzerland Tourism, Andre Hefti, mengaku berlibur ke Swiss memang tidak murah. Pihaknya menaruh perhatian kepada traveler Indonesia mengingat mereka telah menghabiskan banyak uang demi bisa bepergian ke negara yang terkenal dengan produk jam dan coklatnya ini.
" Ada banyak kualitas yang baik bisa didapatkan, mulai dari hostel dengan fasilitas wellness seperti sauna dan spa," ucap Andre.
© Ilustrasi (Shutterstock.com)
Buat kamu yang ingin liburan ke Swiss namun tak punya banyak uang, ada tips menarik yang bisa diterapkan. Salah satunya, soal penerbangan.
" Tidak ada penerbangan langsung ke Swiss, tetapi ada Swiss International Airlines juga Singapore Airlines dengan penerbangan perpaduan dua airline itu," kata Ivan.
Selain itu, perhatikan betul pengurusan visa dan sesuaikan dengan lamanya rencana tinggal. Sementara di luar penginapan dan kebutuhan pribadi, usahakan untuk memiliki Travel Pass agar bisa naik transportasi umum.
" Pertama-tama soal Swiss Travel Pass untuk menggunakan transportasi umum dan disesuaikan dengan tipe akomodasi," kata Andre.
© Ilustrasi (Shutterstock.com_
Dengan Swiss Travel Pass, kamu bisa mengakses seluruh moda transportasi mulai kereta api, bus dan kapal. Tersedia paket 3, 4, 8, atau 15 hari.
Pass ini juga bisa digunakan untuk mengakses trem dan bus lokal di 75 kota. Tersedia juga diskon 50 persen untuk sebagian besar jalur kereta api gunung dan kereta gantung.
Pass tersebut tersedia dalam first class untuk dewasa selama tiga hari dengan tarif 369 franc Swiss, setara 5,2 juta. Ada juga second class tiga hari dengan tarif 232 franc Swiss, setara Rp3,2 juta.
Sumber: Liputan6.com/Putu Elmira
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?