Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto : Amrikh Palupi/Dream.co.id
Dream - Seiring kebutuhan untuk selalu tampil cantik, kini para perempuan semakin dimudahkan dengan berlimpahnya ragam produk kecantikan. Salah satu yang jadi perhatian adalah produk skincare.
Tingginya minat perempuan akan skincare juga dibarengi dengan keinginan mendapatkan produk yang halal. Kini produsen produk kecantikan memang mulai serius memperhatikan kehalalan produknya.
Berdiri pada 1987 silam di Malaysia, Safi skincare hadir di untuk pertama kalinya di Indonesia. Produk kecantikan tersebut menjamin produk skincare halalnya itu bisa memenuhi kebutuhan wanita Indonesia.
" Safi hadir Indonesia dan launching di Indonesia di Kota Kasablanka mulai dari 28 Maret sampai 1 April ini," kata Nindita Ayu Arindya, Brand Eksekutif Safi, saat berbincang dengan jurnalis Dream di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu, 31 Maret 2018.

Memahami kebutuhan perempuan Indonesia, Safi mulai memperkenalkan tiga produk skincare andalannya. Di negeri asalnya, Malaysia, Safi sebetulnya sudah memproduksi berbagai produk kecantikan dan perawatan mulai dari sampo, pasta gigi sampai sabun.
" Di Indonesia kita launching skincare-nya dulu. Jadi di Indonesia lauching ada tiga, Safi expert, Safi Age Defy dan Safi White Natural," ucapnya.
Meski pemain baru di antara pemain produk skincare lainnya, Nindita menjamin Safi memiliki keunggulan yang tak dimiliki para pesaingnya. Salah satunya, Safi hanya menggunakan bahan-bahan alami dan natural. Produk Safi juga tak pernah diuji coba pada binatang.

" Bahan-bahan yang ada di Safi juga menggunakan bahan vegan. Jadi kita nggak pakai bahan-bahan dari unsur binatang. Semua produk Safi bebas alkohol dan gelatin," ungkapnya.
Tak hanya itu, untuk memastikan produknya benar-benar sesuai dengan kebutuhan para perempuan Indonesia, Safi skincare terlebih dahulu melakukan research selama dua tahun sebelum melepas produknya ke pasar.
" Apa yang dibutuhkan skincare yang ada di Indonesia. Kan di Indonesia panas, polusi juga, jadi kita keluarkan formula yang terbaik dengan melihat cuaca, iklim yang ada di Indonesia dan radikal bebas yang ada di Indonesia," kata Nindita.

Untuk mendapatkan produk Safi, Nindita mengaku perusahaan mematok harga yang cukup terjangkau. Dengan kualitas dan keunggulan yang ada, Safi menjamin produk skincare-nya tidak akan menguras kantong konsumen.
" Range harga mulai dari Rp20 ribu dan paling mahal di angka Rp140 ribu. Jadi yang paling murah ada di Safi White Natural dan paling mahal di Safi Age Defy. Jadi nggak begitu mahal banget harganya," tuturnya.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya