Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pesawat Malaysia Airlines MH370 Hilang Misterius Pada 7 Maret 2014 Silam. (Ilustrasi)
Dream - Masih ingat dengan hilangnya penerbangan Malaysia Airlines MH370 sekitar tujuh tahun lalu? Peristiwa tersebut merupakan salah satu misteri penerbangan terbesar di abad 21.
Penerbangan menggunakan pesawat Boeing 777 yang membawa 239 orang itu menghilang tanpa jejak pada Maret 2014.

Berbagai pencarian pun dilakukan tapi tak mendapatkan hasil. Tidak hanya penyebab hilangnya MH370 yang bermunculan, tapi juga penemuan puing pesawat nahas it.
Dan kini, tujuh tahun kemudian, seorang insinyur penerbangan Inggris yakin kalau dia telah menemukan tempat peristirahatan terakhir MH370.
Adalah Richard Godfrey yang percaya bahwa MH370 jatuh ke Samudera Hindia, sekitar 2.000 km sebelah barat Perth, Australia.
Berbicara kepada BBC, Godfrey berharap bahwa potensi penemuan pesawat itu akan 'mampu memberikan jawaban kepada keluarga dan dunia penerbangan tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan MH370 dan bagaimana kita mencegahnya terulang di masa depan'.
Untuk menentukan lokasi baru dari pesawat Boeing 777 ini, Godfrey telah menggabungkan berbagai kumpulan data yang berbeda.
Menurut Godfrey teknik yang dipakai untuk menemukan puing MH370 ini belum ada yang menggunakan sebelumnya.
“ Sebelumnya tidak ada yang punya ide untuk menggabungkan data satelit Inmarsat dengan data kinerja Boeing, data Oseanografi sampah laut yang hanyut, dan data komunikasi radio" , katanya.
Menurut penggabungan data yang dilakukan oleh Godfrey menunjukkan lokasi berada di sekitar 33 derajat selatan dan 95 derajat timur di Samudra Hindia. Meski sebelumnya dua pencarian juga dilakukan perairan tersebut.

" Puing-puing itu kemungkinan bisa berada di balik tebing atau di ngarai di dasar laut.
" Dan kita mungkin perlu tiga atau empat lintasan sebelum mulai mengevakuasi puing-puingnya," jelas Godfrey, seraya menambahkan bahwa sisa-sisa pesawat mungkin berada di kedalaman 4.000 meter.
Sementara dalam catatan terpisah, Godfrey berspekulasi bahwa kecelakaan pesawat disebabkan oleh masalah politik Malaysia waktu itu.
Pilot MH370 mungkin sedang kecewa dan kesal karena Anwar Ibrahim, orang yang sangat dikagumi dan didukungnya, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena kasus kekerasan seksual.
" Saya pikir dia sangat marah, mungkin pada hari Jumat tanggal 7 Maret 2014, salah satu pemimpin oposisi di Malaysia dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Dia (pilot) adalah pendukung orang ini, Anwar Ibrahim.
" Saya pikir dia sangat marah. Dia kemudian memutuskan untuk mengalihkan pesawatnya dan membuatnya menghilang di salah satu tempat paling terpencil di dunia," kata Godfrey.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya