Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ivan Gunawan Di Garis Poetih
Dream - Ivan Gunawan menutup fashion show Garis Poetih dengan memperlihatkan koleksi terbarunya lewat kolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan merilis busana bertama 'Mata Hati.
Ivan mengolah kain tenun Sotis yang berasal dari Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur menjadi model busana yang elegan, cutting modern dan bisa untuk dikenakan hari raya Idul Fitri nanti.
" NTT memiliki kain tenun dengan nuansa motif yang sangat berbeda dibanding kain wastra yang lain. Hal inilah menginsipirasi saya untuk menjadikannya sebagai busana pilihan di hari raya," kata Ivan di Jakarta, Jumat, 19 Februari 2023.
Ivan mengeluarkan 32 look yang terdiri dari 20 busana wanita dan 12 busana pria. Koleksi ini hadir dengan konsep bertumpuk atau layering. Kain tenun NTT tersebut dipadukan dengan material organdi, shifon, lace , katun, dan linen yang membentuk busana Resort Wear.

Untuk warna yang dikeluarkan di kolesi ini adakah nude, biru dan putih. Terlihat ringan tetapi cocok digunaan untuk hari raya.
" Warna-warna yang kupilih memang soft banget untuk dipakai di hari raya. Semuanya dipadukan layer dalaman atau luaran dari organdi, shifon, lace , katun, linen yang menjadikan koleksi ini sangat resort," ungkapnya.

Ia juga menghadirkan busana dalam berbagai siluet seperti jaket, outer dengan berbagai desain dengan potongan loose dan oversized, celana palazzo, jaket serta rok lebar bertumpuk.
Untuk memberi kesan mewah, aksen embellishment seperti kristal, payet dan mutiara membuat look busana jadi makin megah.

" Aku banyak membuat potongan jaket, karena diaplikasikan pada kain tenun yang sifatnya lebar dan pendek jadi harus aku patchwork. Terus kalau celana aku sengaja membentuk potongan palazzo yang loose. Biasanya kalau lebaran, kita makannya banyak dan kalau pakai potongan pallazo, lebih enak," ungkapnya.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha