Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Memasuki kehidupan pernikahan, pasangan yang sudah siap tentunya mendamba untuk memiliki momongan. Namun, ternyata mempersiapkan kehamilan juga perlu perencanaan matang jika ingin segera menyambut buah hati tercinta ke dunia. Hal paling utama yang menjadi dasar dari perencanaan kehamilan ternyata adalah mengetahui masa subur perempuan, lho.
Kenapa sih mengetahui masa subur ini jadi hal yang penting? Ternyata, setiap perempuan mengalami periode ovulasi berbeda-beda yang ditentukan dari lamanya siklus haid yang dialami. Nah, periode masa subur ini menjadi penting karena saat itulah sel telur dilepaskan dari ovarium dan harus segera dibuahi daam waktu 12-24 jam! Jadi, merencanakan kehamilan dengan tepat wajib dilakukan yang bisa diawali dengan menghitung masa subur yang tepat dan terpercaya.
Coba deh ngaku, sudahkah kamu memahami bagaimana cara menghitung masa subur perempuan, Sahabat Dream? Biar program kehamilan bisa berjalan dengan lancar, baca artikelnya sampai selesai yuk!

Masa subur perempuan bisa dihitung berdasarkan catatan siklus haid selama 8 bulan terakhir. Kenali periode siklus terpendek yang pernah dijalani. Misalnya, ternyata siklus terpendek ini adalah 27 hari, kurangi dengan 18 maka hasilnya adalah 9. Nah, 9 ini merupakan hari pertama kamu berada di posisi paling subur.
Selanjutnya, cari tahu periode terpanjang siklus menstruasi yang pernah dialami. Misalnya saja 30 hari, kurangi dengan 11, maka hasilnya adalah 19. Hasil ini menjadi hari terakhir masa subur yang kamu alami. Jika disimpulkan, maka masa paling subur yang kamu alami adalah di hari ke-9 hingga 19 dari periode menstruasi.
Hmm, memang perlu effort lebih nih buat berhitung, tapi demi buah hati pasti semangat melakukannya!

Selain dengan perhitungan siklus menstruasi, ada beberapa tanda tubuh yang bisa menjadi indikator masa subur seorang perempuan. Coba amati beberapa tanda berikut, seperti meningkatnya suhu basal tubuh atau suhu saat bangun di pagi hari. Suhu basal tubuh yang normal adalah 35,5-36,5 derajat Celsius. Jika lebih dari itu, bisa jadi tanda kamu sedang memasuki masa ovulasi.
Selanjutnya, muncul lendir serviks atau lendir yang muncul dari mulut rahim berwarna bening, licin, dan elastis seperti putih telur. Beberapa perempuan juga mengalami gejala nyeri perut di masa subur. Terakhir, masa subur ditandai dengan perasaan lebih menarik dan bergairah yang dirasakan oleh perempuan.
Demi mendapatkan informasi yang lebih tepat dan terpercaya tentang masa subur sehingga program hamil bisa berjalan dengan maksimal, manfaatkan saja alat pendeteksi masa subur terpercaya seperti Andalan Ovulation Test Kit. Produk yang satu ini bekerja dengan cara mengukur kadar LH (Lutenizing Hormone) pada urin yang bisa memprediksi waktu ovulasi.
Cara penggunaannya juga mudah dan anti ribet. Kamu cukup menentukan panjang siklus menstruasi dan Mulai Tes setelah hari menstruasi pertama periode ini. Eits, jangan bingung, rekomendasi Hari Mulai Tes sudah tersedia di dalam kemasan Andalan Ovulation Test, lho. Saat melakukan pengetesan, disarankan menggunakan urin antara jam 10 pagi - 8 malam dan berpuasa 2 jam sebelum melakukan tes.

Tidak perlu ragu, selain cepat dan praktis, Andalan Ovulation Test juga memiliki hasil 99.9% akurat, tepat, dan terpercaya. Nantinya ada 2 macam hasil yang akan tampak dari alat tersebut.
Dua garis jelas menandakan hasil positif, yang artinya kamu akan mengalami ovulasi dalam 24 - 48 jam ke depan. Inilah waktu terbaik untuk berhubungan intim jika ingin merencanakan kehamilan. Selanjutnya, hasil satu garis atau 2 garis samar yang artinya belum akan ovulasi. Jika melihat hasil ini, disarankan untuk melakukan tes selama 5 hari ke depan di jam yang sama hingga hasilnya positif.
Ketika program hamil sudah berjalan sesuai dengan masa subur yang terdeteksi, step selanjutnya adalah menanti hasil tes kehamilan yang sudah diharapkan. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, gunakan saja Andalanmu deteksi kehamilan, yaitu Andalan Pregnancy Test Kit. Alat yang satu ini bekerja dengan mendeteksi hormone hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urin yang meningkat di masa awal kehamilan.

Cara penggunaannya juga mudah. Kamu bisa melakukan tes dengan urin pertama pagi hari saat bangun tidur demi hasil 99,9% akurat, tepat, dan terpercaya. Hanya dengan 1x tes saja, hasilnya mudah dibaca dan tidak menimbulkan keraguan.
Kedua produk dari Andalan yang satu ini bisa ditemukan dengan mudah di apotek atau mini market terdekat. Harganya juga terjangkau, lho! Andalan Ovulation Test Kit bisa dibeli dengan harga Rp 20 ribu. Sementara itu, Andalan Pregnancy Test Kit ada 2 macam, yaitu varian Pregnancy Test Midstream seharga Rp 30 ribu dan Pregnancy Test Strip seharga Rp 7.500 saja. Untuk kamu yang lebih nyaman berbelanja di e-commerce, juga bisa langsung ke e-commerce Sutra Fiesta Andalan Official Store. Temukan info lebih lengkap dengan follow Instagram @andalankehamilanku.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya