Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Jangan Malas Menjemur Bayi, Ini Alasannya

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 14 Desember 2018 10:10
Jangan Malas Menjemur Bayi, Ini Alasannya
Kurang tepat jika menjemur dilakukan pada bayi yang kuning, karena sebenarnya butuh terapi khusus.

Dream - Bagi Sahabat Dream yang memiliki bayi di bawah 6 bulan, sering-seringlah menjemurnya. Menjemur di pagi hari sangat baik untuk si Kecil.

Tubuh bayi menjadi lebih hangat, juga merangsang rasa haus sehingga terdorong untuk minum air susu ibu (ASI). Bayi yang rutin terpapar sinar matahari pagi, dapat mengurangi risiko kekurangan vitamin D.

" Meskipun di dalam tubuh bayi telah terdapat vitamin D, tetap diperlukan sinar matahari untuk menjadi vitamin yang aktif," ujar dr Alvin Nursalim dari Klik Dokter.

Pada bayi yang baru lahir, sangat perlu terpapar ultraviolet B (UVB) dari sinar matahari. Hal ini demi merangsang produksi vitamin D lebih banyak, guna mendukung pertumbuhannya.

" Bayi jangan sampai kekurangan vitamin D. Jika kekurangan, tulang dan gigi si kecil menjadi rapuh dan berisiko mengalami rakitis," kata Alvin.

Rakitis merupakan pertumbuhan tulang yang tidak normal, berbentuk O atau X. Tak hanya itu, malas menjemur bayi di pagi hari bisa menyebabnya nyeri tulang, masalah gigi, dan meningkatkan kecenderungan patah tulang.

Lalu bagaimana dengan bayi kuning? Banyak yang menganggap bayi kuning akan segera teratasi jika menjemurnya secara rutin, hal ini kurang tepat.

" Kondisi ini memerlukan penanganan khusus, yakni dengan penggunaan terapi sinar," kata Alvin.

Tak hanya itu, bayi juga harus dipantau rutin oleh dokter anak dan suster khusus selama 24 jam jika menjalani terapi sinar. Jika tak ditangani dengan tepat bisa mengalami gangguan saraf.


Laporan Aditya Eka Prawira/ Liputan6.com

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More