5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Palembang (Foto: Www.indonesia.travel)
Dream - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mematangkan persiapan menyambut perhelatan akbar Asian Games di Palembang, pada 18 Agustus - 2 September 2018 mendatang. Untuk menampung para tamu asing yang bakal datang, dipersiapkan penginapan tak hanya hotel-hotel yang ada di Kota Palembang, tetapi juga rumah penduduk untuk homestay.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Irene Camelyn Sinaga mengatakan, dalam perhelatan dunia itu wisatawan mancanegara (wisman) dari 45 negara akan datang.
" Dalam perhelatan Asian Games 2018 itu akan banyak atlet, official, dan supporter yang datang ke Kota Palembang. Kami minta para lurah yang ada di Kota Palembang untuk mendata warganya yang memiliki rumah layak huni. Nantinya rumah tersebut akan digunakan untuk homestay," ungkap Irene Camelyn dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 27 Maret 2017.
Tidak hanya itu, pihaknya pun meminta kepada para lurah untuk menyiapkan kelompok masyarakat yang sadar wisata sebagai penunjuk jalan bagi wisman untuk sekalian berlibur ke Palembang. " Banyak potensi wisata di Palembang yang menarik untuk dikembangkan. Terutama kawasan di tepian Sungai Musi yang menjadi perhatian penting. Ini yang harus dimanfaatkan masyarakat," jelasnya.

Dengan dilakukannya pengawalan yang ketat terhadap wisman yang ingin berlibur, dirinya berharap akan memiliki dampak positif bagi masyarakat setempat. " Asumsi kita di tahun 2018 sudah terisi 10.000 kamar homestay. Sementara target kita di tahun 2017 ini 50 saja sudah bagus untuk mengakomodir permintaan 1.000 homestay dari pusat," tuturnya.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin membuat nota kesepakatan dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengembangkan wisata kuliner dan spa. " Kami juga menyiapkan aksesibilitas dan amenitasnya. Salah satunya dengan diresmikannya Pedestrian Wisata Sudirman," kata Alex.
Peresmian dilakukan pada 22 Maret 2017. Pada April 2017, pihaknya juga membuka Festival Food Street di Palembang, ikon dalam menyongsong Asian Games 2018.
" Dalam dua perhelatan internasional itu, Palembang akan kedatangan tamu wisman dari 45 negara peserta Asian Games dan Moto GP," tambah Alex.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Provinsi Sumsel Irene Camelyn menambakan, untuk wisata kuliner Palembang punya lima ikon yang bisa dijajakan ke wisman. " Terdiri dari Pindang Patin dan Malbi, Ragit dan Pempek, Srikaya dan Manansamin, dan terakhir Es Kacang," katanya.
Sedangkan untuk spa, Palembang punya spa tradisional betangas dan belolor. Namun spa ini masih dalam kajian lebih dalam untuk disodorkan ke wisman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?