Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Kampung Dolanan Yogya, Lestari di Tengah Modernisasi

Reporter : Ratih Wulan
Sabtu, 30 Juli 2016 10:18
Kampung Dolanan Yogya, Lestari di Tengah Modernisasi
Saat anak-anak muda sibuk berburu Pokemon Go, sesepuh di kampung ini malah semangat untuk melestarikan wayang, kitiran, othok-othok dan boneka kertas bernama angkrek.

Dream - Demam game online yang melanda sebagian besar anak muda, tak membuat sekumpulan Lansia di Yogyakarta patah semangat. Di saat para cucu gencar bermain Pokemon Go, mereka tetap teguh mempertahankan permainan tradisional. Apalagi jika bukan karena tidak ingin permainan ini punah tergerus perkembangan teknologi.

Sejumlah orang di Dusun Pandes, Yogyakarta membuat Kampung Dolanan untuk melestarikan permainan tradisional. Sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Suradi memutuskan untuk banting setir menjadi pengrajin wayang kertas, kitiran, manukan, othok-othok dan angkrek.

Ia mulai merintis Kampung Dolanan sejak 2006 silam. Saat itu, Suradi tergugah karena melihat permainan tradisional sudah tidak populer lagi. Ia berusaha untuk meneruskan usaha kakek-buyutnya yang membuat mainan dari kertas bungkus makanan yang disebut kertas maga.

Lelaki berusia 65 tahun ini mulia tertarik pada kesenian wayang kulit sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Saat itu, ia gemar sekali bermain angkrek, boneka kertas bergambar prajurit yang bisa ditarik dengan seutas tali untuk menggerakannya.

Tak sekadar berkarya dengan potongan kertas dan pewarna buatan, kini Suradi ikut aktif mengisi workshop wayang pada anak-anak usia TK, SD hingga mahasiswa.

Selain Suradi, masih ada lagi sesepuh kampung bernama Mbah Atemo, Wiyar, Wardi, Buang dan Nenek Aminah yang tutur peduli. Bahkan Kepada Desa Panggungharjo, Wahyudi ikut menggagas dan mendukung pelestarian maianan-maianan tradisional itu.

Untuk menuju ke Kampung Dolanan cukup mudah, karena berlokasi di dekat objek wisata Parangtritis, Bantul. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati banyak atraksi lainnya seperti
latihan gamelan, menari, outbond, dan lain-lain.

(Sumber:visitingjogja.com)

 

Baca Juga: Pantai Geger, Destinasi Tersembunyi untuk Bulan Madu Festival Yadnya Kasada Bromo Bikin Media Asing Terpesona Terkuak, Rahasia Danau Aspal Terbesar di Dunia Perbandingan Mekah 131 Tahun Lalu dan Sekarang, Ternyata... Mengapa Jet Lag Lebih Buruk Jika Terbang ke Arah Timur?

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More