Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Semarang (Foto: Facebook/Kemenpar)
Dream - Kawasan Kota Lama Semarang (Old Town) akan terus memanjakan pengunjungnya. Tanggal 28-30 Oktober akan menggeber Festival Old Staat. Yaitu festival kuliner, seni antik, dan destinasi sejarah Kota Lama.
Event selama tiga hari ini akan reguler rutin digelar tiap Minggu di Jalan Jalak, Jalan Sendowo, dan Jalan Kepodang Kota Lama.
Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengemukakan, Old Staat dikerjakan bersama Kadin Kota Semarang berkonsep outdoor dengan nuansa Eropa layaknya Kota Lama tempo dulu.
" Out door, di Jalan Jalak, Sendowo, dan Kepodang, ada pameran barang antik, pasar seni, UMKM, mobil klasik, sampai kuliner. Nuansa Eropa berupa manequin life ditonjolkan agar Jalan itu semakin hidup," katanya, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 27 Oktober 2017.
Old Staat, lanjut Ita sapaan akrabnya, akan diberi fasilitas meja dan kursi untuk penikmat kuliner yang tertata layaknya kafe jalanan di Eropa. Untuk itu, ada pemberlakuan ketat bagi stan pengisi Old Staat untuk menjaga suasana tampak bersih dan rapi.
" Semua stan kuliner harus bersifat kemasan makanan sekali buang, tidak meninggalkan piring gelas untuk dicuci kembali. Hanya akan disediakan tempat cuci tangan saja," ujarnya.
Alasannya, air cucian dikhawatirkan membuat kumuh kawasan dan menyumbat saluran air yang bisa merusak struktur bangunan tua Kota Lama. " Kita akan buat kesan jika PKL kuliner itu sudah tidak kumuh dan kotor. Ini akan semakin membuat nyaman pendatang Kota Lama," katanya.
Sementara, Ketua Bidang Event Kadin Kota Semarang, Sari Asih menyampaikan, Old Staat akan menjadi ikon yang menarik wisatawan datang ke Kota Lama. " Kota Lama tak kalah dengan kota sejarah lainnya, BPK2L dan Bu Wakil Walikota Semarang memiliki mimpi besar membangun Kota Lama. Kita dukung dengan hidupkan melalui event ini," katanya.
Sari juga berharap, dengan konsep outdoor dan manequin life di Old Staat akan memberikan edukasi sejarah terkait Kota Lama. Sehingga wisatawan tak hanya sekadar berkunjung tapi memiliki experience yang membekas dan tak terlupakan.
Menpar Arief Yahya mengapresiasi upaya serius yang dilakukan Pemkot Semarang. Event itu akan terus menghidupkan gairah Kota Lama. Kawasan yang selama ini dibiarkan begitu saja, menjadi kota yang tidak terawat, sekarang justru menuju ke kawasan yang didatangi wisatawan.
" Pariwisata yang akan men-drive dan menghidupkan wisata Kota Semarang. Semakin serius menggarap Kota Lama, semakin mudah bagi Kota Semarang menaikkan produktivitas ekonomi masyarakatnya. Ingat, pariwisata adalah cara yang paling mudah, murah dan cepat, dalam menghasilkan PDB (Product Domestic Bruto), Devisa dan Tenaga Kerja," kata Menpar Arief Yahya.
" Karena itu, lanjutkan semua event di Kota Lama, dan dikurasi, agar semakin berkualitas. Sehingga wisatawan bisa selalu berkunjung ke sana," papar Arief Yahya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang