Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Langkah Penting Mengenalkan Toleransi Pada Buah Hati

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 10 Januari 2017 08:00
Langkah Penting Mengenalkan Toleransi Pada Buah Hati
Coba ajarkan nilai toleransi sejak dini agar ia berkembang jadi pribadi yang berempati.

Dream - Hidup di Indonesia berarti hidup dalam keberagaman suku, agama, dan budaya. Untuk bisa hidup rukun, toleransi bisa dibilang modal utama. Jika Anda sebagai orang dewasa tidak mengenalkan dan mencontohkan nilai toleransi, bisa dibayangkan bagaimana masa depan buah hati kelak.

Perbedaan yang ada bisa dilihatnya hanya dari sisi negatif dan ia bisa saja memandang rendah orang lain yang berbeda dengannya. Untuk itu coba ajarkan nilai toleransi sejak dini agar ia berkembang jadi pribadi yang berempati.

Anak pada dasarnya tak melihat perbedaan
Ada hal yang sangat indah dari anak, alaminya mereka lahir dengan tak melihat perbedaan. Mereka ingin bermain dengan siapapun. Sikap buruk anak karena perbedaan bisa muncul karena diajarkan atau melihat temannya atau orang dewasa bersikap buruk pada orang yang berbeda dengan mereka.

Jadi, berhati-hatilah dalam bersikap. Anak akan dengan mudah menirunya. Hindari menghina dan bersikap buruk terkait isu agama dan suku di depan anak.

Biarkan si kecil bertanya
Pada anak yang lebih besar atau usia sekolah dasar, mereka biasanya akan mulai mengenal banyak teman dari beragam suku dan agama. Pertanyaan seputar dua hal itu pun mungkin saja dilontarkannya.

Jawablah dengan bijak bahwa perbedaan yang ada tak akan menghalangi pertemanan. Katakan padanya ia boleh berteman dengan siapapun, asal membawa pengaruh positif.

Diskusikan jika ada kasus tertentu
Apabila anak bercerita di sekolah ada temannya yang diejek karena suku atau agama, saatnya Anda mengajak berdiskusi. Atau mungkin ketika anak melihat berita di media terkait kasus suku atau agama.

Cari tahu pendapat anak, bagaimana ia memandang hal tersebut. Dengan begitu Anda tahu bagaimana kelanjutan diskusi dan hal apa yang harus dijelaskan padanya terkait nilai toleransi.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More