Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidur Telentang. (Source: Shutterstock)
Dream - Di samping memperhatikan waktu tidur, kamu juga harus menentukan posisi yang pas saat terlelap di malam hari. Posisi tidur memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh dan kulit.
Tidur telentang disebut sebagai osisi tidur paling sehat bagi segala usia. Berdasarkan unggahan Dokter Kulit, Arthur Simon, kebiasaan tidur telentang baik untuk kulit karena mengurangi gesekan wajah dengan bantal selama tertidur.

Foto: Shutterstock
Pemakaian skincare juga disebut lebih efektif karena tidak menempel pada bantal. Bahkan, kebiasaan ini bisa mengurangi sembabnya wajah saat bangun di pagi hari.
Alasannya tidur dengan bertumpu di satu sisi tubuh bisa menyebabkan penumpukan cairan. Alhasil mata dan wajahmu akan terlihat lebih sembab serta membengkak.

Foto: Shutterstock
Tapi ketika tidur telentang dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dari tubuh, kamu bisa mencegah mata sembab dan wajah membengkak di pagi hari.
Selain bermanfaat untuk kulit, tidur telentang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kamu bisa menjaga bentuk tulang punggung, mengurangi sakit kepala yang disebabkan oleh tekanan, serta mengurangi tekanan dan kompresi pada dada maupun saluran pernapasan.
Sedangkan pada bayi, tidur telentang bisa menurunkan risiko mengalami SIDS atau kematian mendadak pada bayi. Jadi ketika ingin tidur, sebaiknya biasakan dengan pose telentang agar bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan kulit.
View this post on Instagram
Dream - Umumnya kamu hanya perlu menjalani pola hidup sehat dan menggunakan skincare secara rutin untuk bisa membuat wajah terlihat lebih muda. Namun ternyata, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satunya adalah membiasakan bernapas lewat hidung.
Dokter Kulit, Arthur Simon, mengungkapkan kebiasaan bernapas lewat mulut bisa membuat bentuk wajah menurun, kulit terkesan mengendur, dan terlihat lebih tua.
Amankah Memakai Jeruk Nipis untuk Mengatasi Jerawat?
Bahkan, kebiasaan tersebut juga membuat garis rahangmu menjadi lebih bulat meski wajah terlihat lebih panjang. Susunan gigimu pun bisa berubah akibat kebiasaan ini.
© © Shutterstock
Foto: Shutterstock
Dengan menghentikan kebiasaan bernapas lewat mulut dan beralih dengan cara biasa (melalui hidung), kamu bisa memiliki bentuk wajah yang terlihat lebih muda dan kencang.
Jika mengalami masalah kesehatan yang membuatmu sulit bernapas lewat hidung, berkonsultasilah pada dokter untuk mengatasinya.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya