Mandi. (Source: Shutterstock)
Dream - Meski membuat tubuh terasa lebih nyaman, mandi air hangat seringkali tidak disarankan. Alasan utamanya, air hangat dapat memperburuk kondisi kulit. Suhu panas pada air akan mengikis kelembapan alami dan membuat kulit lebih kering.
Maka dari itu, pemakaian air bersuhu sejuk lebih disarankan saat mandi. Di samping baik untuk kulit, air bersuhu sejuk atau dingin ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan mental.
Melalui akun Instagram @dokterkulitkucom, Dermatologis, Arthur Simon, mengungkapkan bahwa mandi air dingin juga dapat mengatasi perasaan gelisah.

Saat terkena air dingin, tubuh akan masuk ke dalam 'battery safe mode' dan denyut jantung serta tekanan darah pun turun. " Ketika denyut jantung dan tekanan darah kamu turun, kamu pun akan merasa lebih tenang," tulisnya.
Oleh karena itu, mandi air dingin bisa jadi solusi saat merasa gelisah atau stres. Warganet pun setuju dengan fakta yang diungkap oleh Arthur.
View this post on Instagram
" Bener bgt. Seharian mood ga bagus, trs pas mandi sore jd baikan," kata @era_melaniaa.
" Pantes kalo habis mandi bawaannya pen tidur. Terlalu relaks badannya...," ujar @maynakesuma.
" Bener banget dokter, selesai mandi lgsg terasa segar bkn badan aja tp pikiran jga," komentar @afninur085.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru