Make Up Halal Jadi Tren Kecantikan Dunia 2016?

Reporter : Irma Suryani
Selasa, 5 Januari 2016 18:02
Make Up Halal Jadi Tren Kecantikan Dunia 2016?
Sebagai seorang muslimah, kita tentu memerhatikan label halal pada makanan, minuman dan juga pakaian. Bagaimana dengan make up?

Dream - Tren gaya hidup dunia senantiasa berubah. Semula masyarakat mengenal tren makanan organik. Aneka makanan diklaim berasal dari alam. Lalu muncul  produk make up yang ramah lingkungan dan hewan. 

Kini, penduduk dunia akan kembali menemukan tren baru. Perhatian mulai tertuju pada tren ini. Dialah tren make up halal. 

Jika membeli makanan, minuman, dan pakaian, label halal adalah hal pertama yang diperhatikan untuk melihat keamanan produk tersebut. Kini, label Halal juga hadir pada kosmetik yang kita gunakan lho, sahabat dreams.

Selain di negara muslim, fenomena kosmetik halal merupakan sesuatu yang baru.  Pemahaman termudah dari tren ini adalah produk kecantikan yang sesuai syariat islam dalam proses produksi maupun kandungannya. Hal yang paling diketahui, produk itu tak mengandung babi serta minyak babi yang biasanya digunakan pada lipstick

Bisa juga produsen kosmetik tersebut tidak menggunakan alkohol pada bahan bakunya serta menggunakan bahan-bahan organik. 

Pada era 2013 lalu, mencari make up halal sangatlah sulit. Padahal mungkin mereka sudah menggunakan produk yang aman. Disini terlihat bahwa hampir semua produsen belum concern terhadap pelabelan halal di produknya.

" Banyak pengunjung yang datang pertama kali memiliki pengetahuan minim soal halal. Namun saat mereka mengerti filosofinya, mereka mulai tertari mencoba produk kami," kata Mauli Tedi, pemilik produk kosmetik halal asal India, Iba Halal Care, mengutip laman Euromonitor.

Bagi muslimah sendiri, produk halal memberikan mereka kedamaian. Kalimat yang banyak dikaitan dengan produk-produk alami.

Tetapi kini, hampir semua kosmetik yang ada di dunia sudah melabeli produknya sebagai produk yang halal, Salah satunya adalah produk Garnier.

Seluruh Rangkaian produk Garnier telah medapatkan sertifikat halal dari MUI. Marketing Manager Garnier, PT L’oreal Indonesia mengatakan, “ kualitas dan keamanan produk untuk konsumen adalah prioritas utama Granier yang tidak pernah kami kompromikan. Kami berhasil melengkapi proses sertifikasi halal dari LPPOM-MUI,” jelas Reny K. Agustia.

Selain itu, di Sisters Mauli dan Grishma Teli sebagai brand kosmetik di India baru saja berdiri mengakusisi sebagai brand kosmetik halal yang ada di India.

Tak bisa dipungkuri bahwa kini, masyarakat semakin cerdas dan semakin paham fungsi dari label halal dari setiap produk yang ia pakai. Sehingga para produsen kosmetik pun mengikuti pasar untuk melabelkan halal pada produknya.

Tak lengkap bicara dunia make up tanpa melirik tren pakaian dunia. Kaum wanita yang stylish, modern, dan muslim kini mencuri perhatian pemilik brand dunia. Pada September lalu, seorang hijaber London berusia 23 tahun, Mariah Idris bahkan menjadi model pertama yang dipakai H&M.

Tak ayal, langkah serupa mulai banyak diikuti pemegang merek fesyen dunia dengan meluncurkan koleksi Ramadan seperti yang dilakukan Mango pada Mei dan DKNY pada Juli.

Beri Komentar