Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Masalah kehamilan seperti diabetes gestasional, darah tinggi saat hamil dan risiko kelahiran prematur ternyata lebih tinggi jika ibu hamil anak laki-laki. Hal ini terungkap dari penelitian yang menganalisis hampir 600.000 kelahiran.
Tim peneliti dari University of Adelaide di Australia, meneliti kelahiran tersebut dari 1981 hingga 2011. Mereka menemukan bahwa risiko komplikasi kehamilan yang lebih mungkin terjadi ketika ibu hamil bayi laki-laki.
Diketahui, ibu yang mengandung anak laki-laki lebih mungkin melahirkan lebih awal (prematur) dibandingkan dengan anak perempuan. Bayi laki-laki memiliki kemungkinan 27 persen lebih tinggi mengalami kelahiran prematur antara usia kehamilan 20 dan 24 minggu.
Untuk kondisi diabetes gestasional, ibu berisiko lebih tinggi 4 persen jika ia hamil anak laki-laki dibandingkan ketika hamil anak perempuan. Sementara risiko preeklamsia pada ibu lebih tinggi 7,5 persen saat hamil anak laki-laki.
"Jenis kelamin bayi memiliki hubungan langsung dengan komplikasi kehamilan," kata penulis studi Petra Verburg, M.D., dari Robinson Research Institute di University of Adelaide, seperti dikutip dari Parents.
Ia menambahkan bahwa meskipun tidak sepenuhnya diketahui secara jelas alasannya, tapi kemungkinan besar karena faktor genetik. Claire Roberts, peneliti lain di Robinson Research Institute, menjelaskan bahwa plasenta yang berkembang, berbeda pada anak laki-laki dan perempuan.
"Plasenta sangat penting untuk keberhasilan kehamilan. Kami percaya bahwa perbedaan jenis kelamin juga ada perbedaan dalam fungsi plasenta. Ini dapat menjelaskan perbedaan yang kita lihat untuk anak laki-laki dan perempuan yang baru lahi, dan kondisi kesehatan ibu mereka," ungkap Roberts.
Penelitian ini merekomendasikan perawatan dan intervensi khusus secara medis pada ibu yang hamil anak laki-laki. Hal ini demi mencegah masalah kesehatan pada ibu dan anak di kemudian hari dan menjaga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari