Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi
Dream - Ada sekitar 2,75 juta umat muslim yang kini hidup di Amerika Serikat (AS). Isu terorisme membuat jutaan umat muslim di negeri Paman Sam tersebut selalu dipandang negatif.
Tak dipungkiri, mereka hidup dalam ketakutan dan kekhawatiran. Termasuk memikirkan bagaimana kehidupan anak-anaknya kelak.
Jubilee Project, gerakan yang dibuat untuk meningkatkan kesadaran terkait isu sosial melalui sebuah video, membuat tayangan terkait pendapat para orangtua muslim di AS. Lebih tepatnya, mendokumentasikan pesan para orangtua muslim AS untuk anak-anaknya.
Para orangtua ini ingin anak-anak mereka jadi seorang muslim yang kuat. Menyebarkan kedamaian dan tidak takut dengan identitasnya.
" Anak-anakku sayang, aku tahu kalian banyak mendengar hal-hal yang menakutkan saat ini. Kamu tumbuh di saat kebencian serta para bigot dilegitimasi. Akan ada masa di mana kamu bisa dicap terroris, agama kita (Islam) diartikan sebagai pembunuh dan penjahat. Atau mendengar anak-anak seperti kamu dimusuhi. Aku tahu kamu takut, tapi sebagian besar orang tak tahu sebenarnya siapa kita dan itu membuat mereka begitu mudahnya membenci kita," ujar para orangtua.
Mereka ingin anak-anak mereka tetap memegang teguh Islam sebagai agamanya. Tapi tidak mengesampingkan sisi kemanusiaan. Tetap menjadi pribadi yang hangat dan menggambarkan bagaimana Islam mengajarkan kedamaian.
" Bertemanlah dengan agama apapun. Aku ingin kamu melihat jauh di atas perbedaan, ada sisi kemanusiaan, yang membuat kita jadi seperti sekarang," ujar para orangtua.
Video lengkapnya bisa dilihat dengan klik link ini
Sumber: Jubilee Project