Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Meski bergenre film kartun atau program anak, ternyata tak semua tayangan di televisi 'aman' untuk ditonton buah hati di rumah. Beberapa acara kartun yang identik dengan anak-anak, masih banyak yang berisi adegan kekerasan dan seksual.
Memang sudah ada parental guide atau batasan usia yang sudah tertera di program, tapi hal tersebut tak selalu efektif. Beberapa adegan masih ada yang bisa dikategorikan bukan tontonan yang baik untuk anak-anak.
Hal ini terungkap dari survei yang dilakukan oleh tim psikolog dari Dartmouth College's Geisel School of Medicine, pada 300 episode acara televisi anak-anak. Beberapa adegan seperti merokok, minum alkohol, kekerasan, masih terlihat.
"Disarankan pada para orangtua untuk mendampingi anak saat menoton atau memang sudah pernah mereview tontonan sebelumnya. Begitu juga untuk games dan aplikasi permainan di ponsel. Penting bagi orangtua mengetahui detail, sebelum anak memainkannya," ujar Joy Gabrielli, PhD, seorang psikolog anak dari Dartmouth College's Geisel School of Medicine di Hanover, Jerman.
Gabrielli menyarankan pada anak-anak yang berusia 8 tahun ke atas, orangtua sudah bisa mengajaknya bicara terkait tontonan yang sehat. Anak sudah bisa diajarkan kalau tontonan yang sehat bisa dilihat di stasiun televisi tertentu atau program tertentu.
Saat mendampingi anak menonton televisi, bisa sambil melakukan diskusi. Terutama jika muncul adegan yang tak sesuai usianya, Anda bisa mengatakan adegan tersebut tidak untuk ditiru dan bisa membawa dampak buruk jika terus-menerus melihatnya.
Disarankan juga memberi batasan waktu bagi anak saat menonton televisi. Jangan sampai aktivitasnya malah dikontrol oleh jadwal acara televisi. Buat kesepakatan bersama kapan waktu-waktu anak bisa menonton dan tayangan apa saja yang boleh ditontonnya.
(Sah/Sumber: Very Well)
Baca Juga: 3 Alasan Buah Hati Selalu Mengabaikan Omongan Anda Cari Tahu Alasan Buah Hati Menangis di Sekolah Duo Ibu Anak Berhijab Tampil Garang di Ring Tinju Tak Ada Lagi 'Perang' dengan Buah Hati Jelang Tidur Jangan Larang Jika Si Kecil Ingin Jadi 'Ultraman' Cara Hadapi `Storm Period` Anak Puber Ingin Anak Lebih Pintar? Ibu Selalu Mendampingi Saat Belajar 3 Hal yang Wajib Diajarkan ke Anak Perempuan
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya