Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Sumber: Shutterstock
Dream - Anak-anak mengalami masa pertumbuhan yang pesat. Apalagi di usia lima sampai 12 tahun, tulang dan otot tubuhnya perlu diberi nutrisi secara optimal dan dilatih agar berkembang dengan maksimal.
Namun sayangnya di masa pandemi Covid-19 ini pergerakan anak menjadi terbatas. Padahal pada usia lima hingga 12 tahun adalah waktu bagi anak-anak bertransformasi menuju masa remaja.
" Studi internal Nestlè pun mengungkapkan bahwa usia lima sampai 15 tahun merupakan periode pertumbuhan yang penting bagi anak, mencakup pertumbuhan dan perkembangan fisik, kognitif serta sosial karakter yang sangat pesat," jelas Corporate Nutritionist Nestlé Indonesia, Eka Herdiana, dalam konferensi virtual Milo GraduActiv, Rabu 19 Januari 2021.

Eka menambahkan bahwa penting sekali bagi orang tua untuk memberikan asupan gizi seimbang, dukungan dan motivasi untuk menjalani pola hidup aktif sehingga dapat membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan.
Untuk mendukung pertumbuhan anak dalam memenuhi aspek pertumbuhan tersebut, Milo mengajak anak Indonesia untuk terus bergerak aktif kala di rumah saja melalui Milo Activ Academy sepanjang tahun 2021.
" Milo Activ Academy ini menjadi wadah anak untuk terus aktif dan sehat baik fisik, kognitif dan sosial karakter," tambah Eka.
Melalui program ini, orang tua dan anak dapat mengakses video tutorial dari beragam rekomendasi kegiatan olahraga, di antaranya aerobik, bulu tangkis, lari, basket, sepak bola, renang hingga pencak silat yang bisa diakses melalui situs Milo.
Setiap peserta bisa mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dengan menyaksikan video tutorial, membaca artikel edukasi tentang gizi serta menjawab pertanyaan agar bisa merebut posisi tertinggi di leaderboard. Dan posisi 10 tertinggi akan mendapatkan beasiswa pendidikan.

" Selain meraih nilai tertinggi di leaderboard, kami juga menilai berdasarkan aspek fisik, kognitif dan sosial/karakter. Untuk aspek fisik, peserta harus mengikuti Tutorial ACTIV Olahraga ibu dan anak untuk mendapatkan poin tambahan. Sementara pada aspek kognitif, para peserta akan diuji pengetahuan seputar olahraga lewat Kuis ACTIV Academy," jelas Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo.
Vera menambahkan, untuk aspek sosial karakter, para peserta wajib mengikuti Tantangan Keolahragawanan dan Tantangan Testimonial melalui media sosial, yang akan dinilai berdasarkan semangat, gerakan tubuh, teknik olahraga yang tepat, keunikan video serta jumlah like terbanyak.
Vera berharap, kegiatan ini dapat terus memotivasi anak untuk dapat mencintai olahraga sejak usia dini, sebab pembentukkan karakter anak dapat diperoleh melalui olahraga serta berdampak positif pada perilaku, performa belajar, dan kesejahteraan
psikologis anak.
Juara 1 MILO ACTIV Academy All Stars, Ja’far Noushzad, mengungkapkan bahwa hadirnya MILO ACTIV Academy menjadi salah satu motivasinya terus aktif berolahraga meskipun hanya di rumah saja.

" Aku ikut tutorial olahraga, kuis di website dan akun Instagram MILO Indonesia, dan mengumpulkan poin. Akhirnya menang dan mendapatkan hadiah beasiswa pendidikan. Terima kasih Nestlé MILO untuk dukungannya!,” ujar Ja'far pada kesepampatan yang sama.
Meskipun MILO ACTIV Academy 2021 telah usai, tahun ini Milo tetap menghadirkan berbagai kegiatan lain seperti Liga Milo, Milo Indonesia Virtual Race, Milo Badminton Clinic, Milo Football Clinic, hingga Kuliah WhatsApp.
" Kami berharap setiap kegiatan yang dihadirkan dapat menginspirasi keluarga Indonesia untuk terus bergerak aktif, sebab MILO percaya bahwa olahraga merupakan guru terbaik bagi anak untuk belajar nilai-nilai kehidupan seperti percaya diri, pantang menyerah, sportivitas, dan kerja sama tim," kata Mirna Tri Handayani, Business Executive Officer Beverages Business Unit PT Nestlé Indonesia.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan