Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mobil Ini Bikin Orang Panik Saat Hujan Turun. (Foto: Motor1/Otosia)
Dream – Teknologi mobil terus dikembangkan. Bahkan kini pabrikan asal Inggris, McLaren membekali supercar terbarunya dengan teknologi supercanggih.
McLaren Elva menjadi supercar pertama di dunia yang menggunakan active airflow control system. Sayangnya, mobil ini tidak memiliki kaca depan, windshield dan atap.
Dikutip dari Otosia yang melansir Motor1, Senin 27 April 2020, McLaren menyebut pengemudi dan penumpangnya akan merasakan lebih dekat dengan alam.
Teknologi itu mengarahkan angin melalui 'hidung' mobil dan melalui kokpit kemudian membuat kaca depan virtual atau gelembung udara yang menyelimuti kabin.
Tapi sayangnya, sebagaimana efektifnya teknologi tersebut, rupanya tetap tidak bisa melindungi mobil dari hujan dan matahari.
Beberapa waktu lalu di sebuah jalan di Tokyo, Jepang tampak beberapa orang mendorong McLaren Elva buru-buru masuk ke dalam ke dalam truk.
Pasalnya, saat mobil itu ada di jalanan, hujan turun sehingga mobil harus segera diselamatkan.
Meskipun mobil yang diterjang hujan itu adalah model display yang terbuat dari kayu, tetap saja Elva yang dibandrol US$1,69 juta (Rp26,3 miliar) akan basah kena hujan.
Itu mengapa siapa pun pemiliknya nanti wajib memantau kondisi cuaca ketika hendak memakainya.
Mobil yang masuk jajaran Ultimate Series ini diluncurkan akhir tahun lalu. Modelnya yang aneh itu menggunakan chassis dari carbon fiber dan menjadi model teringan dalam jajaran Ultimate Series McLaren.
McLaren Elva dibekali mesin V8 4.0L twin-turbocharfed yang menghasilkan tenaga 804 hp dan torsi 800 Nm.
Mesin itu dikombinasikan dengan transmisi otomatis dual-clutch. McLaren Elva sanggup berakselerasi dari 0-100 kpj kurang dari 3 detik dan 0-200 kpj dalam waktu 6,7 detik.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?