5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Foto Menakjubkan Hong Kong Dari Ketinggian (Foto: Andy Yeung)
Dream - Banyak wisatawan, fotografer dan penduduk lokal yang mengaku makin jatuh cinta pada Hong Kong. Negara yang tumbuh semakin maju ini, memiliki tata kota seperti rangkaian dan tumpukan lego raksasa. Hingga akhirnya pemandangan semacam ini populer dengan istilah 'residensity'.
Tantangan untuk mengambil foto unik itu adalah harus mampu memotret keseluruhan kota hingga terlihat menakjubkan. Salah satu fotografer yang berhasil membuktikan kemahirannya mengambil residensity adalah Andy Yeung.
Meskipun Hong Kong hanya sebuah negara kecil, namun Yeung mengaku tak pernah kehilangan sumber inspirasi. Bahkan menurutnya, objek di seluruh kota tak pernah ada habisnya untuk diabadikan dalam lensa kamera. Yeung menyatakan dapat berinteraksi dengan lingkungan tanpa merasa bosan.

Keberadaan drone membantu Yeung dalam mewujudkan karya seri 'hutan perkotaan'. Proyek ini diselesaikan dengan menggunakan dengungan DIJ Phantom 3 profesional. Yeung menjelaskan jika area sudah banyak diketahui khalayak, namun sangat jarang ada kesempatan untuk menyaksikannya.

Seperti misalnya diambil dari pucak gunung untuk menghindari gangguan elektromagnetik. Namun, sebagian besar foto-fotonya ditangkap pada momen blue hour. Waktu dimana cahaya matahari sudah tidak tampak, namun langit belum terlihat gelap.

Warna langit memancarkan nuasa biru tua. Setiap hari, blue hour muncul selama dua kali sehari. Pada sat fajar menyingsing dan sesaat setelah matahari tenggelam, saat maghrib tiba.

" Itu ketika matahari berada pada jarak signifikan di bawah horizon dan sinar matahari langsung, untuk mengambil sisa-sisa warna biru dominan. Saat lampu-lampu dari bangunan Hong Kong akan menyala, lalu muncullah untuk mengambil fotografi cityscape," terang Yeung.

(Sumber: CNNTravel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?