Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Wanita Berselancar Di Dunia Maya Dengan Smartphone. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Pemerintah sedang membangun sarana dan prasarana untuk menunjang internet berkecepatan tinggi. Pemerintah berharap internet berkecepatan tinggi merata di seluruh wilayah Indonesia.
" Saya bicara, ‘kapan kamu bangun di sana di Papua. Di Jakarta di kasih 4G tapi di Papua, Maluku, hanya kecepatan 300 kilobyte persecond tapi mereka membayar pulsanya lebih mahal," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu 13 Februari 2019.
Dia mengatakan Indonesia sedang membangun satelit internet berkecepatan tinggi. Akan tetapi, peralatan ini akan selesai pada 2022.
" Kami akan membangun satelit sendiri, cuma nunggu tiga tahun, kita ingin cepat. Sekolah termasuk madrasah, pesantren puskesmas, rumah sakit, kantor desa ingin kami hubungkan dengan internet kecepatan tinggi, broadband. Bukan internet lemot," kata dia.
Rudiantara mengatakan, Komimfo juga berencana menyewa satelit internet berkecepatan tinggi. Dengan begitu, kecepatan internet di seluruh Indonesia tak jauh berbeda.
“ Kami tidak ingin menunggu. Kalau ada satelit sejenis, kita akan sewa dulu. Kita akan sewa. Antenanya, kan, sama. Kalau satelit kita sudah jadi, pindahkan antenanya ke satelit milik Indonesia," kata dia.
Menurutnya, satelit yang dimiliki Indonesia saat ini hanya untuk kebutuhan telepon dan broadcast saja.
Lebih lanjut, Rudi menuturkan, jika satelit internet kecepatan tinggi ini sudah ada, kecepatan internet di setiap sekolah, pesantren, rumah sakit akan mendapat 10 gigabyte per second.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya