Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Motor Matic Menjadi Salah Satu Kendaraan Yang Paling Disukai Oleh Masyarakat Indonesia. (Foto: Shutterstock)
Dream – Motor bekas menjadi alternatif ketika kondisi finansial belum memadai untuk memboyong sebuah motor anyar. Saat membeli motor bekas, termasuk matic, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Dikutip dari Federal Oil, Minggu 24 Januari 2021, Hengky, pemilik showroom motor bekas Hengky Motor, menyarankan, untuk membeli motor yang usianya baru 1-2 tahun.
“ Kalau ada part yang harus diganti, biayanya tidak terlalu besar,” kata dia.
Selain tahun pembuatan, kamu juga perlu juga cek jarak tempuhnya. Biasanya ada perbedaan jarak tempuh motor yang baru digunakan setahun dengan yang dua tahun.
“ Contohnya, ada motor yang dipakai baru 1 tahun, tapi jarak tempuh lebih dari 10 ribu km, tapi ada yang 2 tahun tapi belum sampai 10 ribu km,” tambah Hengki.
Selain itu, beberapa komponen pendukung juga perlu diperhatikan, bagian mesin apakah ada oli yang rembes atau tidak, jika ada rembesan dipastikan kondisi mesin kurang bagus.
Kemudian cek suara dari CVT, jika suaranya sudah kasar bisa dipastikan beberapa partnya seperti V-belt sudah mular melar atau laher puli sudah kendur.
Part lain yang harus di cek bagian suspensi, perhatikan bagian suspensi depan dan belakangnya, apakah ada rembesan oli atau tidak, jika ada rembesan oli, maka kualitas suspensi sudah tidak maksimal lagi.
Agar supaya tidak salah pilih, sebaiknya ajak teman atau mekanik yang mengerti mesin motor, jika hendak membeli motor bekas.
“ Ajak teman atau mekanik yang lebih mengerti soal mesin motor, jadi supaya yakin. Kalau kami memang tidak menerima motor yang kondisi mesinnya sudah tidak baik, apalagi kalau sudah pernah di bore-up kami tidak terima,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya