Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita Suku Baduy (Foto: Twitter/TheArieAir)
Dream – Kecantikan perempuan Suku Baduy memang sudah tak diragukan lagi. Hal ini pun dibuktikan oleh postingan akun @TheArieAir yang mengunggah beberapa foto perempuan dari suku yang menghuni wilayah Banten itu dalam cuitan Twitternya.
Foto-foto para perempuan Baduy tersebut sukses mencuri perhatian warganet. Mereka merasa kagum dengan kecantikan natural dari para perempuan tersebut.
Suku Baduy atau Orang Kanekes, merupakan suku asli Indonesia yang mendiami salah satu wilayah di Kabupaten Lebak, Banten.
Dalam unggahannya @TheArieAir membagikan beberapa kegiatan dari perempuan Suku Baduy. Ia juga menjelaskan bagaimana peradaban dari Suku Baduy yang sudah maju.
Berikut beberapa potret perempuan dari Suku Baduy yang dilansir dari akun Twitter @TheArieAir.

Kecantikan perempuan dari Suku Baduy memang tak perlu diragukan lagi. Meski terkesan jauh dari modern, mereka mampu membuktikan jika merawat diri dapat dilakukan tanpa merusak alam.

Saat memasak, Suku Baduy hanya menggunakan kayu dan tungku. Menariknya, api yang digunakan untuk memasak tidak boleh menyentuh tanah. Karena hal itu dianggap dapat menyakiti bumi.

Dalam unggahanya, @TheArieAir menjelaskan jika Suku Baduy hanya mandi menggunakan daun. Mereka tidak pernah menggunakan sabun dan shampo. Meski begitu, kulit mereka tetap bersih dan terlihat halus.

Mereka juga sangat menjunjung adat istiadat dari Suku Baduy. Selain itu, mereka sangat mencintai alam sekitarnya. Sehingga tak sembarangan merusak tempat yang mereka tinggali tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya