Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Soleram
Dream - Sudah memasuki bulan Febuari, curah hujan yang tinggi pasti membuat kebiasaan kita berubah, seperti pada pemilihan pakaian. Saat musim hujan, kita cenderung memilih pakaian yang memengaruhi kenyaman dan juga kondisi tubuh.
Penggunaan pakaian yang tepat juga dapat menjaga tubuh tetap hangat dan terhindar dari hawa dingin yang dapat menyebabkan penyakit seperti flu, batuk, hingga demam.
Kondisi cuaca saat musim hujan ini terkadang membuat para ibu risau, hal ini dikarenakan dapat menyebabkan bayi dan anak mudah sakit.
Biasanya para ibu akan mengenakan pakaian yang tebal pada bayi dan anak untuk menjaga mereka tetap hangat. Namun, perlu diperhatikan juga karena ada beberapa anak yang mempunyai kulit sangat sensitif sehingga dapat memicu dampak negatif seperti, alergi.
Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah saat masa pertumbuhan bayi dan anak sangat aktif bergerak sehingga penggunaan bahan yang sangat tebal dapat membuat anak tidak nyaman dan kepanasan.
“ Yang utama adalah menggunakan bahan nyaman agar anak mudah bergerak, seperti material katun. Pakaian dengan model lengan panjang dapat membantu menghangatkan si kecil, dan tetap tampil stylish. Aksesori pendukung seperti kaus kaki dan topi juga diperlukan,” ungkap Brand Founder Soleram, Manda, dalam keterangan tertulisnya.
Tidak hanya bahan nyaman dan hangat, penggunaan bahan yang kuat dan tahan lama juga jadi salah satu faktor penting dalam pemilihan pakaian anak.
“ Selalu pilih pakaian dengan bahan yang nyaman dan durable sehingga tidak mudah rusak. Selain itu, pilihlah pakaian yang timeless agar bisa selalu digunakan walaupun tidak musim hujan,” ujar Manda.
© Dream
Sweater
Memberikan sentuhan kehangatan saat dipakai. Menggunakan bahan yang lembut, hangat, namun tetap ringan. Dengan adanya soft touch dari baju berbahan knit dengan kerah high neck, si kecil dapat merasakan kehangatan yang membuat kenyamanan saat musim hujan yang dingin. Penggunaan bahan yang ringan juga membuat sang buah dapat bergerak bebas.
Parka
Pakaian lengan panjang yang bisa membantu menghangatkan si kecil di masa musim hujan. Coco parka, salah satu koleksi dari Soleram dengan berbahan dasar katun yang seratnya alami sehingga tetap aman bagi si kecil yang memiliki kulit sensitif.
Berdesain polkadot membuat si kecil tetap tampil stylish dan cocok digunakan di berbagai kesempatan.
© Dream
Walaupun hujan turun sering kali anak tetap ingin bermain. Untuk mendukung si kecil untuk tetap aktif bermain selama musim hujan tanpa orangtua harus khawatir akan perlindungan pada anaknya.
Terbuat dari bahan waterproof fabric yang super ringan, halus, dan berkualitas terbaik, membuat si kecil tetap aman ketika ingin bermain saat hujan, ataupun ketika berpergian. Ini bisa menjadi opsi bagi para ibu agar si kecil tidak terkena air secara langsung.
Topi
Selain pakaian aksesori tambahan seperti topi, juga diperlukan untuk bisa menjaga si kecil dari rintikan air hujan. Topi untuk si kecil yang didesain dengan dua material fabric yaitu corduroy dan katun.
Dilengkapi dengan penutup pada bagian telinga, dan tali untuk mengikatkan kedua sisi topi, dan memiliki strap di bagian belakang untuk menyesuaikan lingkar kepala. Item ini sangat cocok untuk melengkapi outfit si kecil ketika menemaninya bermain dan berpetualang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya