Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Keindahan Panorama Merapi (Foto: Indonesia.Travel)
Dream - Sukses menggelar sport tourism Sleman Temple Run 2017 yang mengambil lokasi di seputaran Tebing Breksi, bakal disusul dengan event sport tourism bertajuk Tour de Prambanan 2017. Jika Sleman Temple Run diperuntukkan buat para runners, Tour de Prambanan ini untuk para riders atau bikers.
" Bagus! Sport tourism seperti marathon maupun cycling atau balap sepeda itu cukup efektif untuk mengundang banyak wisatawan. Dan, indirect impact atau media value-nya sangat kuat," sambut Menpar Arief Yahya, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 22 September 2017.
Yang pasti, baik Sleman Temple Run maupun Tour de Prambanan itu, sama-sama mengekspos culture atau heritage. Sama-sama punya objek candi. " Jadi destinasinya bisa ditonjolkan sebagai atraksi," kata Menpar.
Dinas pariwisata Sleman bekerja sama dengan Lovina Tour and Organizer menyelenggarakan event olahraga sepeda ini pada hari Minggu, 29 Oktober 2017. Ya, Tour de Prambanan 2017 akan diadakan di komplek Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan sebagai start dan finish. Jarak yang ditempuh peserta adalah 100 km.
Perlombaan ini mengusung tema " Menyandingkan Olahraga, Budaya, dan Pariwisata" . Diharapkan event ini dapat mengenalkan pariwisata dan kebudayaan Sleman melalui olahraga sepeda.
" Rute menanjak akan dilalui peserta melewati Cangkringan - Museum Gunung Merapi. Para peserta juga akan mendapat suguhan pemandangan yang memesona. Mulai dari pesona Merapi, hamparan kebun Salak, sawah yang menghijau, kawanan Burung Blekok akan menyapa peserta di perjalanan. Ini akan menambah sensasi tersendiri," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Hj Sudarningsih MSi.
Sudarningsih menambahkan, para peserta juga akan disuguhi atraksi budaya di salah satu pitstop dan di perjalanan. " Jadi jangan sampai terlewatkan. Segera daftarkan diri Anda. Kami sediakan form pendaftaran online untuk memudahkan calon peserta. Silakan klik di www.sepedasehat.com/registrasi/tdp2017," tambah perempuan yang akrab disapa Ning ini.
Biaya pendaftaran untuk early bird yakni 18-25 September sebesar Rp200.000. Sedangkan jika mendaftar pada tanggal 26 September hingga 22 Oktober akan dikenakan biaya sebesar Rp300.000. Fasilitas yang akan didapatkan oleh peserta antara lain kaos, medali, makan siang, asuransi, dan hiburan seni budaya. Dan bagi yang beruntung akan mendapat door prize.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang