Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Foto: Shutterstock
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bertandang ke ke Geosite Hutaginjang Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Kawasan wisata ini akan dikembangkan berbasis budaya dan kekayaan alam.
Menurut Sandiaga Uno, kearifan lokal dan budaya di kawasan Danau Toba mampu menarik potensi datangnya wisatawan jika dikembangkan secara tepat.
" Banyak kearifan lokal dan budaya disini yang harus kita jaga dan kembangkan. Tinggal kita membuat strategi apa yang tepat untuk dikembangkan," tutur Sandiaga Uno di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu 30 Desember 2020.
Salah satu konsep yang akan ditawarkan untuk pengembangan wisata Danau Toba antara lain kegiatan olahraga dan penyeragaman corak kain ulos. Kain tersebut masih menjadi ciri khas Danau Toba yang banyak diminati wisatawan.
" Calender of eventnya bisa dibuat sport tourism event. Dari segi produk seperti ulosnya juga harus diseragamkan dan lainnya," kata Sandiaga.
Pengemasan produk kuliner khas Danau Toba juga perlu ditingkatkan. Berbagai menu masakan tradisional seperti ombus-ombus, kacang sihobuk dan kopi Lintong perlu dikemas lebih baik.
" Itu sangat luar biasa, ombus-ombus dengan kopi lintong khas Danau Toba. Ini layak kalau kita kemas dengan baik dan ini merupakan kualitas ekspor yang berdaya saing. Jadi saya mendorong dari sisi ekonomi kreatif," ujarnya.
Membangkitkan destinasi wisata di tengah pandemi tentu memerlukan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat. Sandiaga berpesan untuk tidak melupakan 4K (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Kelestarian Lingkungan).
Sandiaga Uno juga ingin mengajak pemerintah daerah untuk berkolaborasi meningkatkan kualitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk ekonomi kreatif.
Liputan: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?