5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Jalan Khaosan Bangkok Sangat Sepi (Channel News Asia)
Dream - Thailand telah melonggarkan peraturannya untuk menyambut kembali para pelancong internasional sejak awal bulan ini. Data dari Departemen Pengendalian Penyakit menunjukkan 30.538 pelancong udara tiba di Thailand antara 1 November dan 10 November.
Sebagian besar dari mereka datang dari Amerika Serikat, diikuti oleh Jerman, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan. Walaupun telah banyak pelancong internasional tetap saja jalan sepanjang 400 meter di landmark Bangkok, Jalan Khaosan yang biasa ramai pengunjung kini masih sepi.
" Ini seperti kuburan. Dulu ramai dengan turis. Pada malam hari, orang hampir harus berdesak-desakan ketika berjalan, Ini benar-benar berbeda sekarang," kata salah satu pedagang, Supaporn Promto.
Lokasi kedainya menjadi tidak strategis ketika hampir tidak ada pengunjung ke daerah tersebut.
Dahulu dikenal sebagai jalan yang tidak pernah tidur, pelancong Internasional tertarik dengan kehidupan malamnya yang aktif, jajanan pinggir jalan yang murah, toko-toko, dan juga hotelnya.
© Dream
Hingga kini, masih banyak bar dan klub malam yang terkenal di sepanjang Jalan Khaosan tetap tutup. Mereka belum diizinkan untuk buka kembali.
Mereka dikategorikan sebagai tempat hiburan malam, yang menurut pemerintah berisiko untuk menyebarkan virus corona kembali. Sejak Maret tahun lalu, pub, bar, dan klub malam di Thailand telah diperintahkan untuk tutup berulang kali.

Bagi para pelaku bisnis di Khaosan Road, 18 bulan terakhir merupakan perjuangan berat dengan sangat sedikit atau bahkan tidak ada pelanggan, hampir tidak ada pendapatan dan bantuan dari pemerintah.
Satu-satunya bantuan keuangan yang mereka terima dari dana jaminan sosial sebesar 10 ribu baht, setara Rp4,3 juta dan itu tidak mencukupi kebutuhan mereka.
Otoritas Pariwisata Thailand memperkirakan berbagai skema masuk akan membawa setidaknya 700 ribu pelancong ke Thailand tahun ini. Untuk tahun 2022, diharapkan sektor pariwisata menghasilkan 1,58 triliun baht, setara Rp686 triliun, termasuk 818 miliar baht, setara Rp355 triliun dari wisatawan internasional, dikutip dari Channel News Asia.
Laporan: Anzila Riskia Putri
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?