Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lansia Mengonsumsi Makanan Sehat. (Source: Shutterstock)
Dream - Pemakaian Monosodium Glutamat (MSG) pada makanan seringkali diklaim sebagai pemicu berbagai masalah kesehatan. Padahal, MSG tidak selamanya buruk untuk kesehatan tubuh.
Pada beberapa kasus, MSG juga dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Terutama, pada lansia atau orang yang baru sembuh dari sakit ketika kekurangan selera makan akibat berbagai faktor fisiologis dan psikologis.
Hal tersebut diungkapkan oleh pakar gizi sekaligus Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association, Rita Ramayulis.
" Sebenarnya, kekurangan selera makan dapat diatasi dengan meningkatkan reseptor rasa yang dimiliki melalui pengaturan rasa dasar (manis, asam, pahit, asin, dan umami). Penggunaan MSG pada makanan di rumah sakit bisa jadi solusi untuk mempercepat proses recovery pasien lansia yang diopname," ujarnya dalam acara 'PT Ajinomoto Bantu Edukasi Lansia untuk Tetap Sehat dengan Bumbu Umami', Senin 25 Oktober 2021.

Pemakaian MSG pada makanan untuk meningkatkan nafsu makan lansia telah terbukti pada penelitian yang dilakukan oleh Shigeru Yamamoto di tahun 2009.
" Dalam penelitian tersebut, terbukti bahwa pemberian MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia membuat mereka lebih banyak memproduksi saliva. Itu penting untuk membantu proses mengunyah dan menelan pada lansia," sambungnya.
Selain menambah nafsu makan, pemakaian MSG juga bisa mencegah malnutrisi pada lansia yang disebabkan oleh kesulitan mengunyah dan menelan.
Meski dapat meningkatkan nafsu makan, namun bukan berarti MSG membuat konsumsi makanan menjadi berlebihan. " Rasa umami pada berbagai pangan memang meningkatkan selera makan, namun bukan berarti menjadi tidak terkontrol seperti ingin makan terus. Justru bumbu umami bisa memberi rasa kenyang saat akan dan setelah makan. Sudah ada jurnal ilmiah yang menjelaskan tentang penelitian ini" .
Fakta tersebut menjadi alasan bahwa MSG aman untuk dikonsumsi sehari-hari dengan takaran yang ideal. Kamu pun bisa berkonsultasi pada dokter gizi untuk mendapatkan pola makan ideal untuk memastikan kondisi kesehatan tubuhmu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya