Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Memiliki Freckles. (Source: Shutterstock)
Dream - Banyak orang yang ingin memiliki freckles di sekitar hidung, pipi, atau area bawah mata. Bahkan beberapa tahun lalu, penampilan wajah dengan freckles sempat menjadi tren dan sejumlah wanita maupun pria memalsukannya menggunakan produk makeup seperti eyeshadow, eyeliner, serta pensil alis.

Munculnya tren tersebut membuat banyak orang mengira bahwa freckles merupakan fenomena yang muncul akibat faktor genetik. Sehingga, hal tersebut tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor eksternal. Dugaan tersebut berlawanan dengan unggahan Dermatologis, Muneeb Shah.

Ia mengungkapkan bahwa freckles tidak dapat diperoleh secara genetik. Freckles sendiri akan muncul sebagai tanda penuaan yang dipicu oleh paparan sinar matahari.
" Freckles merupakan kondisi kulit yang terlihat seperti hiperpigmentasi di area lebih kecil," ungkapnya dalam salah satu video TikTok. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa munculnya freckles bukanlah hal yang harus dikhawatirkan.
Namun jika kamu memiliki freckles pada wajah, itu tandanya kulitmu lebih rentan terbakar dan mengidap kanker kulit.
Sehingga, kamu harus menggunakan tabir surya dan selalu mengaplikasikannya kembali setiap 2-4 jam sekali. Terutama, jika kamu mudah berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan.
Dream - Sebagian orang memiliki bintik/ benjolon putih di bawah kelopak mata, pipi, dan dahi. Lalu 40-50% bayi baru lahir juga memiliki benjolan ini, dan terkadang benjolan ini bisa bertahan sampai kita dewasa.
Benjolan putih seperti beruntusan ini dikenal sebagai milia (bintik susu). Milia bisa terjadi karena penumpukan zat keratin, sejenis protein alami tubuh, yang terperangkap di bawah permukaan kulit.
Milia dapat disebabkan oleh peradangan, paparan sinar matahari, luka bakar, atau penggunaan produk perawatan kulit yang berat. Penyebab lainnya bisa jadi penumpukan kulit mati, yang terperangkap di pori-pori dan kecenderungan genetik.
Pada umumnya Mili tidak berbahaya, namun jika cukup mengganggu dan kamu ingin menghilangkannya ada beberapa cara. Yuk simak.
Pelembap dan sunscreen
Menggunakan pelembab dan sunscreen jadi salah satu cara untuk meminimalisir milia. Pelembab membuat kulit kita tetap terhidrasi dan membuat tekstur kulit kita kenyal dan lentur. Menggunakan Sunscreen mengurangi iritasi kulit yang menyebabkan milia serta melindungi kulit saat cuaca dingin atau panas.
© © Brightiside
(Foto: Brightside)
Eksfoliasi
Pengangkatan atau pengelupasan kulit sangat penting tetapi jangan berlebihan. Untuk menghindari kerusakan kulit dan menyebabkan bintik baru, gunakan scrub yang lembut. Pengangkatan sel-sel kulit mati bisa dilakukan di rumah dengan hati-hati atau dengan perawatan profesional.
Produk yang mengandung retinol
Retinol dapat menghilangkan milia. Krim retinol mengungkapkan lapisan kulit yang halus dan mencegah penumpukan. Beberapa produk yang mengandung retinol juga dapat membuat kulit menjadi keras, jadi pilihlah yang lebih lembut dan sesuai dengan kulit kamu.
© © Shutterstock
Gunakan asam salisilat
Asam ini sering direkomendasikan untuk mengobati jerawat, dan juga dapat membantu dengan milia. Tujuannya adalah untuk menipiskan lapisan kulit. Kamu mungkin bisa menyingkirkan milia dengan cara ini. Gunakan asam salisilat sebelum tidur.
Laporan Amanda Putri Ivana/ Sumber: Brightside
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya