Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c)shutterstock
Rutinitas belajar dari rumah yang itu-itu aja terkadang bikin anak-anak mulai bosan. Nggak jarang mereka mulai malas-malasan saat disuruh belajar atau mengerjakan tugas, giliran para orangtua yang kebingungan mencari cara untuk meningkatkan semangat belajar sang buah hati.
Untungnya, ada program Belajar dari Rumah yang siap menemani para siswa. Di episode ke-76, kali ini anak-anak bakal diajak mengenal jalinan kerja sama antara negara ASEAN di bidang sosial budaya, hingga mencoba membuat simbol Mandala sendiri.
© Kemendikbud
Sejak didirikan pada tahun 1967, Indonesia sebagai anggota ASEAN sudah menjalin berbagai kerja sama dengan negara tetangga, salah satunya sosial budaya. Sejak tahun 2012, digagas program Passage to ASEAN atau P2A yang bisa dikategorikan sebagai wisata edukasi. Bisa diikuti oleh karyawan, dosen, maupun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh negara ASEAN.
Punya tujuan memperluas pengetahuan, melatih kemampuan memecahkan masalah, kepemimpinan, kerja tim, hingga kreativitas, ada berbagai kegiatan yang bisa diikuti seperti The ASEAN Tour, The ASEAN Game, The ASEAN Journey and Ready for ASEAN. Ada juga program bernama Kapal Pemuda Asia Tenggara dan Jepang atau dikenal juga sebagai The Ship of Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEA). Event ini bukan hanya memberi kesempatan untuk unjuk kesenian dari negara masing-masing, tapi peserta juga terlibat diskusi hangat agar dapat terjalin hubungan yang lebih erat.
© Kemendikbud
Semakin banyak berlatih, lama-lama akan terbiasa. Selain berisi materi yang dipoles agar lebih mudah dipahami oleh murid kelas 5, program persembahan dari Kemendikbud ini juga menyediakan berbagai soal Latihan.
Termasuk mengenal 6 kata baru yang nantinya dipakai dalam menjawab soal yang bisa disalin ke buku anak-anak. Selain itu, mereka juga akan belajar bagaimana cara menulis karangan berisi alasan Indonesia membutuhkan negara lainnya. jika kesulitan, cukup susun pertanyaan yang jawabannya dijadikan panduan untuk membuat esai tersebut.
© Kemendikbud
Mungkin tak banyak yang tahu apa itu Mandala. Berasal dari bahasa Sansekerta, simbol bulat ini dianggap mewakili keharmonisan, kesempurnaan, dan persaturan. Uniknya, gambar Mandala ini sebenarnya tersebar di banyak negara. Termasuk Asia Tenggara.
Salah satu yang menjadi kebanggaan adalah desainnya yang dipakai dalam Candi Borobudur. Nah, kalau mengetahui skala pada desain bangunan bersejarah milik Indonesia, itu, anak-anak bisa menghitung Panjang yang sebenarnya, lho.
Kali ini Kak Evan akan mengajak anak-anak untuk membuat Mandala dengan bahan yang ada di rumah seperti kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, dan busur jangka. Buat kerangka desain seperti jeruji sepeda dengan sudut 45 derajat, lalu tambahkan beberapa lingkaran dengan titik pusat yang sama menggunakan busur jangkar. Terakhir, isi dan buat gambar pada setiap baris lingkaran dengan pola yang sama dan berulang hingga membentuk Mandala.
Lanjutkan Proyek Kreatif Minggu Ini dengan mewarnai denah negara yang telah dibuat sebelumnya. Jangan lupa memberikan keterangan tempat yang ingin dikunjugi dengan menuliskan kondisi geografisnya dan menulis fakta unik yang terkait dengan daerah tersebut.
Sudah kembali bersemangat belajar di rumah? Dampingi anak-anak untuk terus menyaksikan episode Program Belajar dari Rumah setiap hari Senin hingga Jumat. Khusus untuk siswa kelas 5 SD, jam tayangnya akan dimulai pukul 10.30 – 11.00 WIB hanya di TVRI.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya