Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nadine Chandrawinata/Foto: KLY/Agus Apriyanto
Dream - Menerapkan konsep zero waste tidak hanya membatasi pemakaian plastik saja, lho. Sedapat mungkin gaya hidup baru ini diterapkan dengan mengurangi limbah yang dihasilkan dari rumah tangga.
Sahabat Dream bisa meniru cara mengurangi limbah rumah tangga dengan menanam buah atau sayur-sayuran seperti dilakukan pasangan Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara.
Pasangan selebriti ini menanam cabai dan jeruk untuk memenuhi kebutuhan dua bahan tersebut di rumahnya. Cabai dan jeruk telah menjadi bumbu wajib yang harus ada di setiap panganan yang mereka santap sehari-hari.
" Itu trigger-nya karena Dimas suka makan pedas, aku suka makan yang kecut-kecut. Apapun aku suka kasih jeruk nipis," tutur Puteri Indonesia 2005 ini dalam peluncuran sikat gigi berbahan bambu oleh Pepsodent di Lucy In The Sky, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Keputusan untuk menanam cabai dan jeruk dilakukan karena keduanya diketahui sangat cepat busuk jika disimpan di luar ruangan. Saat sudah membusuk, biasanya orang akan membuangnya.
Tak ingin menambah limbah rumah tanggan, wanita yang lahir di Jerman ini mulai menanam kedua bahan tersebut.
“ Walaupun si jeruk bisa dipakai untuk nyuci piring, tapi aku mikir ini sayang kalau dibuang. Akhirnya kita tanam cabai sama jeruk nipis. Jadi bisa petik sendiri kalau mau pakai dan sesuai porsi,” jelasnya.

Foto: Instagram.com/nadinelist
Selain cabai, mereka juga menanam bayam dan beberapa jenis bunga, " Bayam masih baby-lah. Tapi kita juga tanam yang mempercantik seperti mawar, lotus, marigold dan kaktus."
Ke depannya, pasangan yang menikah di tahun lalu ini akan menambah jenis tanaman dan mengelola kebunnya berdua sebagai langkah penghijauan.
" Kita coba untuk memanfaatkan kebun. Mungkin nanti akan tambah lagi, sih. Memang untuk awal rada sulit, curah hujan, mataharinya harus bagaimana, itu learning by doing sih," tutup dara 35 tahun ini.

Foto: Instagram.com/nadinelist
Dream - Artis cantik Nadine Candradinata punya hobi unik setiap kali traveling. Dia selalu berbelanja barang-barang tradisional khas daerah tempat dia traveling.
Barang-barang tersebut terdiri dari sejumlah jenis. Mulai dari aksesoris hingga fashion item.
" Yang paling sering itu kain," ujar Nadine di SCBD, Jakarta, Rabu 13 November 2019.
Nadine punya banyak koleksi kain daerah. Bahkan dia menggunakan salah satu koleksinya ketika menikah dengan Dimas Anggara.
" Itu kain Sumba. Aku punya beberapa kain Sumba dan sarung," kata dia.

Nadine Candrawinata berpose di Danau Wekuri, NTT (Instagram/@nadinelist)
Dia mengatakan kain dipakainya saat pernikahan berbentuk selendang dengan ukuran besar. Kain tersebut merupakan hasil tenunan masyarakat Sumba.
" Memang pakainya tidak boleh ada yang dipotong, jadi dijahit saja," tutur Nadine.
Barang tradisional lain yang dikoleksi Nadine adalah tas kayu. Dia menjadikan barang itu sebagai pajangan di rumahnya.
" Aku biasa hunting barang-barang berbudaya di Indonesia yang punya cerita menarik," kata dia.
Sedangkan setiap kali liburan ke luar negeri, Nadine selalu membawa beberapa buah barang tradisional Indonesia.
" kalau ke luar negeri, aku bawa syal batik atau gantungan wayang yang biasanya aku kasih ke siapapun untuk kenang-kenangan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya