Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tabir surya (sunscreen) jadi formula yang wajib dikenakan saat akan beraktivitas di luar ruangan. Terutama saat akan bersantai di pantai. Anak-anak juga wajib dilindungi dengan tabir surya agar erhindar dari luka bakar dan mengurangi risiko kanker kulit.
Banyak orang beranggapan kalau produk tabir surya jenis apapun bisa digunakan anak-anak. Ternyata hal ini tak direkomendasikan. Sebaiknya, anak-anak menggunakan produk tabir surya yang memang diformulasikan untuk kulit anak.
Perbedaan antara tabir surya untuk orang dewasa dan anak-anak adalah potensi bahannya yang bisa memicu iritasi. Sebagian besar formula tabir surya mengandung bahan seperti oxybenzone dan avobenzone.
" Zat tersebut menyerap sinar UV dan menghamburkannya sebagai panas melalui reaksi kimia dan sangat mungkin memicu iritasi pada kulit anak," ujar Sonya Abdulla, seorang dokter spesialis kulit, seperti dikutip dari Todays Parent.
Kondisi kulit bayi dan anak-anak cenderung sangat sensitif. Produk-produk tabir surya yang mengandung oxybenzone dan avobenzone berisiko tinggi mengiritasi kulit sensitif.
" Formulasi untuk anak-anak cenderung membatasi aroma dan memiliki bahan yang berbasis mineral, seperti zinc oxide dan titanium dioxide," jelas Abdulla.
Tabir surya berbasis mineral cenderung menahan sinar matahari pada permukaan kulit dan tidak menyerap. Untuk mencari tabir surya yang aman, lebih baik lakukan tes lebih dulu pada kulit si kecil.
Cari produk yang memang dikhususkan untuk anak-anak. Aplikasikan sedikit di permukaan kulit si kecil, tunggu 30 menit hingga 1 jam. Jika tak muncul reaksi seperti gatal atau kemerahan, maka produk tersebut aman digunakan.
" Apapun tabir surya yang pilih, pastikan minimal mengandung SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap dua jam, atau setelah berenang dan berkeringat," ungkap Abdulla
Laporan Ava Haprin
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha