Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Foto: Sassyraconteur.wordpress.com
Dream - Penghargaan bergengsi Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) kembali digelar Korea Selatan pada pertengahan Juli lalu. Keikutsertaan film Indonesia dalam ajang ini pun, sudah beberapa kali mendapat penghargaan.
Sedangkan untuk tahun ini, Indonesia kembali berhasil meraih prestasi membanggakan. Dengan masuknya film 'Tabula Rasa' menjadi salah satu dari sembilan film yang sangat direkomendasikan untuk wajib ditonton.
Direktur BiFan Festival, Kim Young Bin mengumumkan pada laman wftrok.com bahwa pada pelaksanaan yang ke 19 tahun ini, ada sembilan film yang direkomendasikan oleh para programmer festival. Dimana setiap programmer memilih tiga kategori untuk setiap film berdasarkan kualitas dan daya tarik film tersebut.
Keberhasilan film karya sutradara Adriyanto Dewo tersebut, diungkap Triawan Munaf yang memberi selamat melalui akun twitternya pada Rabu, 23 Juli 2015. Sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif, ayah dari Sherina Munaf ini cukup bangga akan prestasi Indonesia di kancah perfilman internasional.
Selain Tabula rasa, beberapa film lain yang berhasil masuk diantaranya yaitu Slow West dari Selandia Baru, Ghoul dari Ukraina, The Master Plan dari Swedia, Tag sebuah film trailer dari Jepang. Kemudian, film India berjudul P.K juga berhasil masuk top rekomendasi.
Lalu, ada juga Turbo Kid dari kanada, Honeymon dari Meksiko dan yang terakhir yaitu Death in Buenos Aires dari Argentina. Selamat ya!
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha