Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Contoh Visa Haji Yang Dicetak Dalam Kertas Biasa Ukuran A4 (Foto: Www.kemenag.go.id)
Dream - Pada Musim Haji 2015 diwarnai dengan adanya keterlambatan penerbitan visa beberapa jemaah haji. Kementerian Agama tidak menginginkan hal ini terulang. Upaya untuk memudahkan proses penerbitan visa pun dilakukan.
Salah satunya dengan mengubah bentuknya dari stiker menjadi kertas biasa.
" Mulai musim haji tahun ini, visa haji yang semula berbentuk stiker akan diubah menjadi visa berbentuk kertas biasa berukuran A4," terang Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis dikutip dari situs Kemenag.go.id.
Ia menambahkan, sistem ini sudah terintegrasi antara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Sebagai langkah awal, sistem ini baru diterapkan untuk pertama kalinya di Indonesia dan India.
Indonesia dijadikan negara percontohan untuk perubahan bentuk visa haji dari stiker menjadi berbentuk kertas biasa lantaran dianggap sukses dalam penerapan sistem e-hajj pada musim haji 2015 lalu. Selain Indonesia, India juga dipilih sebagai negara percontohan karena merupakan salah satu negara pengirim jemaah haji terbesar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang