Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Yuk Bantu Atur Anak Mengatur Camilan Es Krim (Foto: Shutterstock)
Dream - Tidak hanya nikmat kala dijilat, es krim juga bisa menjadi mood booster untuk memulihkan suasana hati. Tekstur yang lembut, dingin, dan memiliki cita rasa manis, membuat kudapan ini menjadi favorit semua kalangan, terlebih anak-anak.
Namun mengkonsumsi es krim secara berlebih ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan gizi anak. Inilah yang membuat orang tua sering kali bimbang saat ingin mengizinkan si buah hati membeli es krim.
Nah mumpung sedang menjalani seluruh aktivitas dari rumah, orang tua kini bisa membantu memilih seklaigus membatasi konsumsi camilan dingin ini.
“Camilan yang baik adalah camilan yang kalori, gula, garam yang tidak terlalu tinggi serta masih sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak. Pemilihan camilan yang baik untuk anak adalah hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan orang tua,” ungkap Dokter spesiali anak, dr. Attila Dewanti, Sp.A (K) dalam acara Konferensi Pers “Pentingnya Memilih Cemilan Baik untuk Tumbuh Kembang Anak” baru-baru ini.
Jika merujuk anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang tua maupun anak-anak disarankan mengonsumsi asupan gula kurang dari 10 persen dari total asupan energi sehari-hari.
Secara umum, anak-anak dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil sebanyak lima kali sehari dengan pembagian masing-masing 3 kali makan utama dan 2 kali snacking.
Adapun jumlah ideal kalori untuk asupan camilan sehari-hari adalah 330 kkal, dibagi menjadi 2 kali makan.

Beberapa perusahaan camilan menyadari hal tersebut, misalnya Paddle Pop. Dalam konferensi persnya, perusahaan es yang telah berdiri selama 28 tahun itu, turut mengungkapkan inovasinya dalam menghadirkan sebuah camilan es krim yang lebih sehat untuk anak-anak.
Dengan logo ‘Cemilan Baik Untukmu’ segala produk es krim mengandung gizi dengan rincian kalori kurang dari 110 kkal, gula kurang dari 12 gram, serta lemak jenuh kurang dari 3 gram per porsi.
“Kalau misalnya kita ngomongin Angka Kecukupan Gizi (AKG), sehari camilan bisa sampai 330 kkal. Setiap produk Paddle Pop tidak lebih dari 110 kkal. Jadi, secara matematis, sampai tiga kali makan Paddle Pop masih tidak apa-apa,” ungkap Memoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream Unilever Indonesia.
“Dengan memperkenalkan logo ini, para orang tua (harapannya) akan lebih terbantu dan terfasilitasi untuk memudahkan mereka memilih camilan mana yang baik untuk anaknya,” tambah Memoria.
Dengan menghitung jumlah kalori, ternyata buah hati bisa mengonsumsi 3 buah es krim Paddle Pop dalam sehari.
Orang tua bisa mengkombinasikan pilihan cemilan lain selain es krim, seperti buah, jus, atau lainnya dalam diet anak sehari-hari.
Pasalnya, kelebihan makanan manis jug amemiliki beberapa risiko kesehatan menurut WHO, diantaranya meningkatkan risiko karies gigi. Tak hanya itu, makanan tinggi gula juga berpotensi menambah berat badan, memengaruhi tekanan darah dan lipid serum.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya