Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Jabal Rahmah (Foto: Duniatimteng.com)
Dream - Meskipun terletak di Padang Arafah yang merupakan tempat wukuf jamaah haji, ternyata ada mitos sesat Jabal Rahmah yang seringkali dipercaya oleh sebagian kalangan. Terutama mereka yang sedang beribadah haji atau melakukan kegiatan ziarah dan city tour umroh.
Jabal Rahmah sendiri adalah sebuah monumen yang mengingatkan ketika Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah 200-300 tahun terpisah.
Saat itu Nabi Adam yang merindukan Hawa mendapatkan wahyu Allah yang memerintahkan Nabi Adam untuk melaksanakan ibadah haji ke Mekah. Banyak ulama yang mengatakan jika Nabi Adam diturunkan di India dan hawa di Jeddah.
Awal pertemuan Nabi Adam dan Hawa adalah di Muzdalifah, kemudian saling mengenali di Padang Arafah dan atas izin Allah mereka dapat berkumpul di Jabal Rahmah. Namun penerimaan masyarakat luas sangatlah menyimpang, karena tugu Jabal Rahmah yang dibangun untuk menandai tempat mereka bertemu sekarang justru menjadi tempat pemujaan, semacam " berhala" di masa kini.
Dikatakan sesat karena tugu Jabal Rahmah atau tugu kasih sayang yang terbuat dari beton berbentuk persegi panjang dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 8 meter, oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat sakral.
Dari pemerintah Arab Saudi menjelaskan jika mengunjungi tempat tersebut bukanlah sunnah apalagi wajib, tetapi banyak yang berdoa dan menengadahkan tangan di sekitar tugu saat wukuf. Pada saat tanggal 9 Zulhijah, banyak warga negara Indonesia yang memadati tempat tersebut.
Meskipun sudah dilarang oleh pemerintah Arab Saudi namun tetap saja ada orang yang berpendapat jika pendakian ke Jabal Rahmah adalah wajib.
Ulasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun